YBM PLN Kaltimra Verifikasi 21 Anak, Perkuat Percepatan Cegah Stunting
Gerbangkaltim.com, Samarinda – Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kota Samarinda terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya ditunjukkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) yang terlibat aktif dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Sebagai bentuk komitmen agar bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan, YBM PLN bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Samarinda melakukan verifikasi lapangan terhadap calon penerima manfaat pada Rabu, 3 Juni 2026.
Sebanyak 21 anak yang masuk dalam daftar calon penerima bantuan menjadi sasaran survei yang dilakukan di sejumlah wilayah Kota Samarinda. Lokasi verifikasi meliputi Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Dadi Mulya, Jawa, Air Putih, Gunung Kelua, Air Hitam, Sidodadi, hingga Bukit Pinang.
Kegiatan ini bertujuan memastikan data penerima manfaat sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah calon penerima, tim dapat melihat secara menyeluruh kondisi keluarga, lingkungan tempat tinggal, serta kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Kepala Perwakilan BKKBN Kota Samarinda, Dr. Nurizky Permanajati, M.H., mengapresiasi keterlibatan YBM PLN dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka stunting.
Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan sinergi lintas sektor sehingga kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat hasil yang diharapkan. Ia juga menilai proses verifikasi bersama menjadi langkah strategis agar bantuan dapat diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa keterlibatan PLN melalui YBM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Ia menjelaskan bahwa pencegahan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama erat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Menurutnya, generasi yang sehat dan berkualitas akan menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan bangsa di masa mendatang.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, menyebut verifikasi lapangan menjadi tahapan krusial dalam memastikan efektivitas program bantuan yang akan diberikan.
Melalui proses tersebut, pihaknya dapat mencocokkan data administrasi dengan kondisi riil di lapangan sekaligus memahami kebutuhan spesifik setiap keluarga. Hasil survei nantinya akan menjadi dasar penetapan penerima manfaat Program GENTING sehingga bantuan yang disalurkan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak optimal.
Program ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga berkontribusi terhadap percepatan penurunan angka stunting di Kota Samarinda. Dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, upaya membangun generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing di Kalimantan Timur diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan.
PLN melalui YBM menegaskan akan terus menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat kolaborasi dan gotong royong menjadi fondasi penting dalam mendukung terwujudnya masa depan anak-anak Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.
Sumber : PLN UID Kaltimra
BACA JUGA
