Polisi Tangani Kecelakaan Beruntun di Depan Pelabuhan Semayang, Olah TKP hingga Selidiki Penyebab Rem Blong
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan bergerak cepat menangani kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan pintu masuk Pelabuhan Semayang, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.
Begitu menerima laporan, personel Satlantas Polresta Balikpapan langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta mengumpulkan keterangan saksi dan para pengemudi.
Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Muhammad Dahlan Jauhari, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya langsung melakukan serangkaian tindakan kepolisian untuk memastikan situasi di lokasi tetap aman sekaligus mengungkap penyebab kecelakaan.
“Begitu menerima laporan, personel kami langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mendata identitas pengemudi dan saksi, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit. Saat ini penyebab kecelakaan masih kami dalami melalui proses penyelidikan,” kata Dahlan, Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu sebuah truk Hino bernomor polisi B-9417-UU yang mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintas di ruas jalan menurun menuju kawasan Pelabuhan Semayang.
Truk tersebut kemudian masuk ke jalur kanan dan menabrak truk Hino KT-8214-ZF yang hendak memasuki pintu pelabuhan. Benturan itu membuat truk terdorong hingga mengenai mobil Honda Brio yang sedang terparkir.
Laju truk yang tak terkendali berlanjut dengan menabrak truk Hino L-8011-AAA yang berada di tepi jalan. Akibat benturan keras, truk tersebut bergeser hingga melintang di badan jalan dan kemudian menghantam mobil Daihatsu Xenia, angkutan kota, serta satu sepeda motor yang berada di lokasi.
Akibat kejadian itu, pengemudi truk Hino L-8011-AAA, Sugeng Sukarno, mengalami luka berat pada bagian kaki dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta.
Dahlan menjelaskan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan faktor penyebab kecelakaan berasal dari gangguan sistem pengereman pada truk Hino yang menjadi pemicu tabrakan beruntun.
“Selain melakukan penyelidikan, kami juga mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi, terutama sistem pengereman. Pemeriksaan berkala sangat penting untuk mencegah kecelakaan serupa,” ujarnya.
Saat ini Satlantas Polresta Balikpapan masih melengkapi proses penyelidikan dengan memeriksa para saksi, mengamankan barang bukti, serta mendokumentasikan hasil olah TKP untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan menentukan langkah hukum selanjutnya.
BACA JUGA
