178 Anak Yatim Dhuafa Diajak PLN Belajar Sambil Berbagi

PLN UID Kaltimra
Srikandi PLN UID Kaltimra bersama anak yatim dan dhuafa dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Anak Nasional 2026 di Kalimantan Timur. Kegiatan menghadirkan pengalaman edukatif dan dukungan perlengkapan sekolah.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – PLN UID Kaltimra menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi 178 anak yatim dan dhuafa di Kalimantan Timur dalam memperingati Hari Anak Nasional 2026. Bukan sekadar memberikan bantuan, kegiatan yang digelar melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Srikandi PLN tersebut dirancang untuk membuka ruang belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi anak-anak.

Rangkaian kegiatan tersebut diwujudkan melalui program Nonton Bioskop Edukatif Bersama dan Belanja Ceria Bersama Srikandi PLN. Dua kegiatan itu menjadi bagian dari kepedulian PLN UID Kaltimra terhadap tumbuh kembang anak, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan sosial.

Bagi PLN, Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk berbagi, tetapi juga kesempatan untuk mengingatkan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, pengalaman, dan ruang untuk mengembangkan potensi.

Salah satu kegiatan yang mendapat sambutan antusias adalah Belanja Ceria Bersama Srikandi PLN. Sebanyak 70 anak yatim dan dhuafa diberi kesempatan memilih sendiri perlengkapan sekolah yang mereka butuhkan.

Anak-anak dapat memilih berbagai kebutuhan, mulai dari buku pengetahuan, buku bacaan, alat tulis, tas sekolah hingga perlengkapan belajar lainnya. Kesempatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga mengajarkan anak untuk mengenali kebutuhan dan menentukan pilihannya sendiri.

Belajar Dunia Perfilman dari Dekat

Pengalaman berbeda diberikan melalui kegiatan Nonton Bioskop Edukatif Bersama. Anak-anak tidak hanya diajak menyaksikan film yang mengandung nilai positif, tetapi juga diperkenalkan dengan aktivitas di balik operasional sebuah bioskop.

Mereka mendapat kesempatan melihat proses pembuatan popcorn hingga mengenal berbagai aktivitas yang berlangsung di balik layar. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan anak mengenai profesi, dunia kerja, serta berbagai kemungkinan yang dapat mereka pilih ketika dewasa.

Ketua Srikandi PLN UID Kaltimra, Rizqi Nihayati, mengatakan Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa anak-anak membutuhkan perhatian dan kesempatan untuk berkembang secara optimal.

Menurutnya, kebahagiaan anak tidak selalu diukur dari apa yang diterima secara materi. Pengalaman baru yang membangun rasa ingin tahu dan keberanian untuk bermimpi juga memiliki nilai penting dalam proses tumbuh kembang.

“Bagi Srikandi PLN, kebahagiaan anak-anak tidak hanya tercipta melalui apa yang mereka terima, tetapi juga dari pengalaman yang membangun rasa ingin tahu, keberanian untuk bermimpi, dan keyakinan bahwa mereka memiliki masa depan yang layak diperjuangkan,” ujar Rizqi.

Salah seorang peserta, Melati, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang belum pernah diperolehnya sebelumnya. Selain menonton film, ia dapat melihat langsung bagaimana sebuah bioskop beroperasi dan belajar membuat popcorn.

Pengalaman tersebut membuatnya semakin termotivasi untuk belajar dan mengejar cita-cita.

Sementara Farida Nur Zahra, peserta Belanja Ceria Bersama Srikandi PLN, mengaku senang karena dapat memilih sendiri perlengkapan sekolah sesuai kebutuhannya.

Menurut Farida, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan belajar sekaligus menambah semangatnya dalam meraih cita-cita.

PLN Sebut Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menilai pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa.

Ia mengatakan anak-anak merupakan generasi yang akan melanjutkan pembangunan. Karena itu, akses terhadap pendidikan dan pengalaman yang dapat meningkatkan kepercayaan diri perlu terus diperluas.

“Anak-anak adalah generasi yang akan melanjutkan perjalanan bangsa. Karena itu, setiap ikhtiar yang membuka akses terhadap pendidikan, pengalaman belajar, dan tumbuhnya rasa percaya diri merupakan investasi sosial yang bernilai bagi masa depan,” kata Chaliq.

Ia menambahkan, kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan layanan kelistrikan, tetapi juga melalui program sosial yang memberikan manfaat secara langsung.

Hal senada disampaikan Ketua YBM PLN UID Kaltimra, Bambang Heriyanto. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengelolaan amanah zakat, infak dan sedekah pegawai PLN agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Bambang berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kebahagiaan sesaat, tetapi dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi dan percaya diri dalam merencanakan masa depan.

Melalui kolaborasi YBM PLN dan Srikandi PLN, PLN UID Kaltimra berupaya menjadikan peringatan Hari Anak Nasional sebagai momentum untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak.

Bantuan perlengkapan sekolah dan pengalaman edukatif menjadi bagian dari upaya tersebut. Sebab, dukungan terhadap anak bukan hanya tentang memberikan sesuatu yang mereka butuhkan hari ini, tetapi juga membantu menumbuhkan keyakinan bahwa mereka memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang dan mengejar cita-cita.

Sumber: Siaran Pers PLN UID Kaltimra, 4 Agustus 2026.

Tinggalkan Komentar