Balikpapan Fokuskan Anggaran Porprov Kaltim VIII pada Cabor Zona Medali

Pemkot Balikpapan
Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma.

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan mulai menyusun strategi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII di Kabupaten Paser. Dengan anggaran yang terbatas, Balikpapan akan memprioritaskan nomor pertandingan dari cabang olahraga (cabor) yang memiliki peluang meraih medali.

Disparpora Balikpapan menyiapkan total anggaran Rp12 miliar untuk mendukung keikutsertaan kontingen pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, anggaran tersebut terdiri atas Rp2 miliar yang telah tersedia dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan tambahan Rp10 miliar hasil pembahasan anggaran perubahan 2026.

“Untuk persiapan Porprov, yang pertama kami sudah koordinasi dengan KONI Kota Balikpapan untuk menyiapkan atlet-atlet yang akan diberangkatkan. Kemudian yang kedua, kami sudah mengusulkan anggaran, baru selesai kemarin RDP serta pembahasan anggaran perubahan 2026,” kata Ratih, Minggu (20/9/2026).

Menurut dia, tambahan anggaran tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan jumlah atlet dan nomor pertandingan yang dapat diikuti Balikpapan.
Namun, Disparpora belum menetapkan jumlah pasti atlet yang akan diberangkatkan.

Pemerintah masih menunggu technical handbook, aturan pertandingan, kategori perlombaan, serta petunjuk teknis dari Panitia Besar (PB) Porprov Kaltim VIII.

Dokumen tersebut diperlukan untuk menghitung kebutuhan kontingen sekaligus menyesuaikannya dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Belum, belum. Kan kami menunggu technical handbook-nya, kategori pertandingannya, dan kami hitung dengan alokasi anggaran kita,” ujar Ratih.

Setelah seluruh ketentuan pertandingan diterima, Disparpora akan kembali berkoordinasi dengan KONI Balikpapan untuk melakukan verifikasi dan menetapkan atlet maupun nomor pertandingan yang akan diikuti.

Ratih mengatakan pihaknya tetap berupaya mengakomodasi sebanyak mungkin cabor. Namun, keterbatasan anggaran membuat tidak seluruh kategori pertandingan dapat diikuti secara penuh.

“Ya, kami upayakan semua cabor yang diakomodir kami bisa berangkatkan, tapi dengan alokasi yang tersedia,” katanya.

Karena itu, seleksi akan dilakukan berdasarkan nomor pertandingan yang dinilai memiliki peluang untuk menyumbangkan medali bagi Balikpapan.

“Dari semua cabor kita ikutkan, tapi dengan kategori yang sudah diseleksi dari cabor,” ujar Ratih.

Saat ditanya apakah seleksi tersebut secara khusus diarahkan pada nomor yang berpeluang meraih medali, Ratih menegaskan hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama.

“Benar, yang zona medali,” tegasnya.

Meski komposisi kontingen masih menunggu kepastian teknis dari PB Porprov, Disparpora Balikpapan telah memasang target mempertahankan gelar juara umum.

Target tersebut diharapkan dapat didukung oleh momentum prestasi atlet Balikpapan pada ajang sebelumnya, termasuk keberhasilan menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

“Target pastinya juara umum ya, kita harapkan. Gimana semangat Popda kemarin juara umum, kita bisa pertahankan,” pungkas Ratih. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar