Balikpapan Gencarkan Skrining Pendengaran 200 Pelajar untuk Deteksi Dini Gangguan Telinga

Pemkot Balikpapan
Pemkot Balikpapan memperkuat upaya deteksi dini gangguan pendengaran pada anak melalui pelaksanaan Skrining Pendengaran Nasional Anak Sekolah Tahun 2026, Kamis (9/4/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memperkuat upaya deteksi dini gangguan pendengaran pada anak melalui pelaksanaan Skrining Pendengaran Nasional Anak Sekolah Tahun 2026.

Kegiatan ini menyasar 200 pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan digelar dalam rangka memperingati Hari Pendengaran Sedunia.

Salah satu lokasi pelaksanaan skrining berlangsung di SMP Negeri 27 Balikpapan,Kamis (9/4/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Balikpapan, Kementerian Kesehatan, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (PERHATI-KL), yang telah berlangsung sejak Februari hingga April 2026 di seluruh wilayah kota.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menegaskan, kesehatan pendengaran memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran siswa.

“Pendengaran adalah fondasi utama dalam pembelajaran. Anak yang mengalami gangguan, meskipun ringan, berpotensi mengalami hambatan dalam memahami materi, yang pada akhirnya berdampak pada prestasi akademik dan interaksi sosial,” ujar Andi Sri Juliarty.

Ia menjelaskan, tantangan gangguan pendengaran pada anak usia sekolah tidak bisa dianggap remeh. Berdasarkan data, sekitar 15 hingga 20 persen anak mengalami masalah telinga, seperti penumpukan kotoran telinga (impaksi serumen).

Selain itu, penggunaan perangkat audio seperti earphone secara berlebihan juga menjadi faktor risiko meningkatnya gangguan pendengaran, terutama noise induced hearing loss (NIHL).

“Era digital membawa kemudahan, tetapi juga risiko. Penggunaan earphone yang tidak terkontrol dapat berdampak serius pada kesehatan pendengaran anak. Karena itu, skrining ini menjadi langkah preventif yang sangat penting,” katanya.

Menurut dia, metode pemeriksaan yang digunakan dalam skrining ini bersifat non-invasif dan ramah anak. Dengan dukungan teknologi digital, seperti aplikasi Screen-H, proses pemeriksaan dapat dilakukan dengan cepat, akurat, dan tanpa menimbulkan rasa sakit.

Program ini juga dipandang sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

“Ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi bentuk kepedulian kita terhadap masa depan generasi. Anak-anak yang sehat pendengarannya akan lebih siap belajar, berinteraksi, dan berkembang,” tambahnya.

Ketua Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran Kalimantan Timur (PGPKT), Erica Lukman mengatakan, kegiatan skrining ini dilaksanakan secara serentak di seluruh provinsi di Indonesia dengan target minimal 200 peserta di tiap daerah, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Di Balikpapan, skrining difokuskan pada dua sekolah, yakni SMP Negeri 27 dengan 147 siswa dan SMP Negeri 2 dengan 53 siswa. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 9–10 April 2026.

“Hasil pemeriksaan ini untuk mengetahui kondisi telinga siswa, terutama yang abnormal, sehingga dapat segera ditindaklanjuti. Jika kondisi telinga sudah normal, siswa dapat mengikuti proses pendidikan dengan lebih optimal,” ujar Erica.

Ia menambahkan, setiap siswa menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 10 menit dan prosesnya aman tanpa menimbulkan rasa sakit. Siswa hanya perlu mengisi biodata sebelum menjalani pemeriksaan.

Selanjutnya, data hasil skrining akan diolah oleh Kementerian Kesehatan sebagai dasar penyusunan kebijakan dalam menekan angka gangguan pendengaran pada pelajar.

Pemkot Balikpapan optimistis, melalui sinergi lintas sektor, program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak anak. Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen menjadikan Balikpapan sebagai kota yang nyaman, berdaya saing, serta mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara di masa depan. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar