Balikpapan Siapkan 2.044 Lowongan Kerja, Job Market Fair 2026 Bidik Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pemerintah Kota Balikpapan kembali membuka peluang bagi masyarakat yang tengah mencari pekerjaan melalui penyelenggaraan Job Market Fair (JMF) 2026. Bursa kerja terbesar di Kota Minyak itu akan digelar pada 14–15 Juli 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome dengan melibatkan 84 perusahaan yang menyediakan 2.044 lowongan kerja dari berbagai sektor usaha.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, Adamin Siregar mengatakan, Job Market Fair bukan sekadar ajang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat hubungan antara dunia usaha dan tenaga kerja.
“Kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensinya,” ujar Adamin saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).
Menurut dia, tahun ini terdapat 69 jenis jabatan yang ditawarkan perusahaan peserta. Kesempatan kerja tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari perdagangan, industri pengolahan, jasa keuangan, perhotelan, konstruksi, logistik, hingga sektor pendukung minyak dan gas.
Adamin menjelaskan, kebutuhan tenaga kerja masih didominasi oleh lulusan SMA/SMK. Dari total 2.044 formasi yang tersedia, sebanyak 1.085 posisi diperuntukkan bagi lulusan pendidikan menengah tersebut. Sementara itu, tersedia 391 lowongan untuk lulusan Diploma, 567 lowongan bagi lulusan Sarjana (S1), serta satu lowongan yang dapat diisi lulusan SMP.
“Data ini menunjukkan bahwa tenaga kerja vokasi masih menjadi kebutuhan utama dunia usaha di Balikpapan. Karena itu kami berharap para lulusan SMA maupun SMK dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” kata Adamin.
Ia menambahkan, terdapat sejumlah posisi yang paling banyak dibutuhkan perusahaan selama pelaksanaan Job Market Fair tahun ini. Di antaranya tenaga sales dan marketing, mekanik mesin maupun alat berat, pramuniaga, management trainee, kolektor, operator alat berat, tenaga administrasi, paramedis, tenaga kebersihan atau juru bantu, hingga frontliner.
Sementara itu, perusahaan peserta berasal dari berbagai bidang usaha yang selama ini menjadi penggerak ekonomi daerah. Dominasi peserta berasal dari sektor perdagangan besar dan eceran, aktivitas keuangan dan asuransi, penyedia akomodasi serta makanan dan minuman, jasa penyewaan dan ketenagakerjaan, hingga industri pengolahan.
Disnaker Balikpapan mencatat hingga Juni 2026 masih terdapat 2.827 pencari kerja yang belum memperoleh pekerjaan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah terus menghadirkan bursa kerja sebagai wadah yang mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan tenaga kerja yang tersedia.
“Karena itu, penyelenggaraan Job Market Fair diharapkan menjadi solusi mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dengan calon pekerja,” tutur Adamin.
Selain membuka akses rekrutmen secara langsung, JMF 2026 juga menghadirkan berbagai layanan ketenagakerjaan bagi masyarakat. Pengunjung dapat memanfaatkan layanan pembuatan Kartu Tanda Pencari Kerja (AK-1), memperoleh informasi mengenai layanan ketenagakerjaan, hingga berkonsultasi terkait proses rekrutmen dan persyaratan yang dibutuhkan perusahaan.
Pelamar juga dapat menyerahkan berkas lamaran secara langsung kepada perusahaan peserta maupun mengikuti tahapan seleksi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan masing-masing perusahaan.
Adamin berharap masyarakat, khususnya pencari kerja di Balikpapan, dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki.
“Kami mengajak seluruh pencari kerja di Balikpapan memanfaatkan momentum ini untuk memperoleh pekerjaan, meningkatkan kompetensi, sekaligus membangun karier yang lebih baik,” pungkasnya. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
