Brimob Kaltim Cek Titik Api di Balikpapan Tengah
BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Kebakaran lahan Balikpapan di kawasan Jalan Bonto Bolaeng, RT 49, Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, mendapat respons cepat dari Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, Minggu, 23 Agustus 2026.
Tim Piket Respons Bencana Batalyon A Pelopor dikerahkan untuk memastikan kondisi lokasi tetap aman setelah sebelumnya terjadi kebakaran lahan. Personel Brimob tidak hanya bertugas ketika api berkobar, tetapi juga melakukan pengecekan dan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Tim yang dipimpin Bripda Asrul Wahyudi tiba di lokasi sekitar pukul 14.05 WITA. Saat personel datang, kobaran api telah lebih dahulu berhasil dipadamkan oleh warga bersama petugas pemadam kebakaran.
Meski api utama sudah tidak terlihat, personel Brimob bersama masyarakat tetap melakukan pendinginan di area terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara maupun sumber panas yang masih tersisa tidak kembali memicu kebakaran.
Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, mewakili Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, mengatakan pengecekan pascakebakaran menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran lahan.
“Kami hadir untuk memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif. Pendinginan ini penting agar tidak terjadi kebakaran susulan,” ujarnya.
Kehadiran personel di lokasi juga menjadi bentuk kesiapsiagaan Brimob dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di wilayah perkotaan. Area lahan yang berada di sekitar lingkungan masyarakat membutuhkan penanganan cepat karena api berpotensi menjalar apabila kembali muncul dan tidak segera dikendalikan.
Koordinasi antara petugas dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kejadian tersebut. Warga bersama petugas pemadam telah lebih dahulu melakukan pemadaman, kemudian personel Brimob memastikan kondisi lahan melalui proses pendinginan.
Penanganan berlangsung tanpa kendala berarti. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar hingga lokasi dinyatakan dalam kondisi kondusif.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan vegetasi di sekitar lokasi mudah terbakar. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Respons cepat tidak hanya diperlukan saat kobaran api membesar. Pemeriksaan setelah api padam juga memiliki peran penting untuk mencegah kebakaran kembali terjadi dan memastikan keselamatan lingkungan sekitar.
Bagi wilayah perkotaan seperti Balikpapan, kolaborasi antara masyarakat, pemadam kebakaran, kepolisian, dan unsur penanggulangan bencana menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kebakaran lahan.
Sumber: Satbrimob Polda Kaltim
BACA JUGA
