Wagub Kaltim Seno Aji: ASN Harus Melayani, Bukan Dilayani

ASN Kaltim
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menerima audiensi Pengurus AP3K-KT di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.

SAMARINDA, Gerbangkaltim.com – ASN Kaltim diminta terus menjaga profesionalisme, meningkatkan kompetensi, serta menempatkan pelayanan publik sebagai tanggung jawab utama dalam menjalankan tugas. Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji saat menerima audiensi Pengurus Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Kalimantan Timur (AP3K-KT) di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.

Audiensi yang berlangsung pada 20 Agustus 2026 itu dihadiri Ketua AP3K-KT Fadil Anwar, Sekretaris Boby Gian Darmawan, serta sejumlah pengurus asosiasi. Mereka turut didampingi Jauhar Efendi selaku penasihat AP3K-KT. Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal yang juga tercatat sebagai penasihat asosiasi sedianya turut mendampingi dalam agenda tersebut.

Fadil menjelaskan, pertemuan dengan Wakil Gubernur Kaltim merupakan tindak lanjut surat permohonan audiensi yang telah disampaikan pengurus pada 4 Agustus 2026. Permohonan serupa juga telah diajukan kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Menurut Fadil, AP3K-KT berharap dapat bertemu langsung dengan gubernur untuk memperoleh arahan mengenai perkembangan dan masa depan organisasi yang menjadi wadah bagi para PPPK di lingkungan Pemprov Kaltim.

Dalam pertemuan tersebut, Jauhar Efendi turut menyampaikan latar belakang keterlibatannya dalam mendukung keberadaan AP3K-KT. Ia mengungkapkan, perhatiannya terhadap persoalan PPPK bermula dari artikel yang ditulisnya dan dimuat di Tribun Kaltim pada 29 Maret 2026.

Tulisan tersebut mengangkat kekhawatiran mengenai masa depan PPPK di tengah tekanan fiskal daerah, termasuk potensi persoalan belanja pegawai dan keberlanjutan status tenaga PPPK pada 2027.

Jauhar menyebut artikel itu mendapat perhatian luas pembaca. Ia juga menilai diskursus mengenai kapasitas fiskal daerah dan belanja pegawai penting dibicarakan karena berhubungan langsung dengan keberlangsungan pelayanan publik dan nasib aparatur.

Dalam perkembangannya, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan memberikan penyesuaian terhadap formula belanja pegawai bagi daerah. Kebijakan tersebut dinilai memberikan ruang bagi daerah dalam menghadapi tantangan fiskal sekaligus mengurangi kekhawatiran terhadap keberlanjutan PPPK.

Seno Aji Dorong PPPK Tingkatkan Kompetensi

Setelah mendengarkan paparan pengurus AP3K-KT, Seno Aji memberikan apresiasi terhadap terbentuknya organisasi tersebut. Menurutnya, keberadaan wadah bersama bagi PPPK dapat memperkuat solidaritas sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme dan kompetensi aparatur.

AP3K-KT sendiri resmi dikukuhkan dan dilantik pada 1 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila di Hotel Diamond Samarinda.

Seno Aji juga menyampaikan bahwa PPPK dapat memanfaatkan waktu di luar jam kerja untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif, termasuk UMKM, sepanjang tidak mengganggu tugas dan kewajiban sebagai ASN.

Namun, ia menegaskan bahwa tugas utama aparatur negara tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“ASN harus melayani. Bukan dilayani,” tegas Seno Aji.

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa aktivitas tambahan tidak boleh menggeser kewajiban utama ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Jumlah PPPK Kaltim Lebih Banyak dari PNS

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim Yuli Fitriyanti menyampaikan, jumlah ASN di lingkungan Pemprov Kaltim pada 2025 mencapai 20.900 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 9.295 PNS dan 11.605 PPPK. Dengan demikian, jumlah PPPK lebih banyak dibandingkan PNS, dengan selisih sekitar 2.310 orang.

Yuli menilai komposisi tersebut menunjukkan besarnya peran PPPK dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kaltim.

BKD Kaltim, lanjutnya, memberikan perhatian terhadap pengembangan kompetensi PPPK agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan memiliki kapasitas kerja yang baik.

Keberadaan AP3K-KT juga disambut positif karena dapat menjadi mitra dalam pembinaan dan pengembangan PPPK di lingkungan Pemprov Kaltim.

AP3K-KT Perkuat Solidaritas Lewat E-Sport

Komitmen AP3K-KT tidak hanya diwujudkan melalui forum organisasi. Pada 22 Agustus 2026, asosiasi tersebut menggelar Pupuk Kaltim ASN e-Sport Tournament 2026 di Samarinda Creative Hub, eks Bandara Temindung.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WITA tersebut diikuti sekitar 40 peserta. Turnamen diselenggarakan melalui kerja sama dengan sejumlah pihak dan mendapat dukungan PT Pupuk Kaltim, Bankaltimtara serta komunitas PES.

Jauhar Efendi membuka turnamen tersebut, sementara Muhammad Faisal turut hadir dalam penutupan sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Turnamen e-sport itu dirancang sebagai ruang silaturahmi, hiburan sekaligus kompetisi positif bagi ASN. Selain menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga digital, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat sportivitas, disiplin, kerja sama, serta membangun suasana kerja yang lebih harmonis.

Bagi AP3K-KT, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong ASN agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Pada akhirnya, pesan yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan AP3K-KT cukup jelas: peningkatan kesejahteraan dan pengembangan diri ASN perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab utama sebagai pelayan masyarakat.

Sumber: Pemprov Kaltim

Tinggalkan Komentar