Brimob Kaltim Perketat Pengamanan Ibadah Minggu di Balikpapan

Pengamanan Gereja
Personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim melaksanakan pengamanan ibadah Minggu di sejumlah gereja di Balikpapan Utara guna memastikan umat beribadah dengan aman dan nyaman.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah rumah ibadah pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memperkuat semangat toleransi antarumat beragama.

Patroli dipimpin oleh Briptu Emir dengan menyasar dua gereja di kawasan Balikpapan Utara, yakni Gereja Katolik Kristus Bangkit di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 15 dan GPIB Getsemani di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 12.

Pengamanan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WITA selama pelaksanaan ibadah Minggu. Selain melakukan pemantauan di sekitar lokasi, personel Brimob juga berkoordinasi dengan pengurus gereja guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan tertib.

Di Gereja Katolik Kristus Bangkit, ibadah dipimpin oleh Pastor Romo Soedirman, sementara di GPIB Getsemani dipimpin oleh Pendeta Eufrasia Hetty Amelia Jocom Raunting.

Dansat Brimob Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol. Ronny Suseno, menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun keyakinan.

Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian bertujuan menciptakan rasa aman sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

“Kehadiran personel Brimob di lapangan merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin keamanan masyarakat. Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif agar seluruh umat dapat beribadah dengan khusyuk,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto mengatakan personel di lapangan juga menerapkan langkah-langkah preventif dengan meningkatkan pengawasan di sekitar area gereja.

Koordinasi bersama pengurus gereja dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

“Personel terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak gereja agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin. Langkah preventif ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

Hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan, situasi di kedua gereja terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh jemaat dapat mengikuti ibadah tanpa adanya gangguan keamanan.

Satbrimob Polda Kalimantan Timur menegaskan kegiatan patroli dialogis dan pengamanan rumah ibadah akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.

Pengamanan tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga toleransi, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kalimantan Timur.

Sumber: Humas Satbrimob Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar