Greenhouse CSR Perkuat Pembinaan, Kalapas Banjarmasin Tunjukkan Program Ketahanan Pangan kepada PT Air Minum Bandarmasih
Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Program pembinaan kemandirian berbasis pertanian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin mendapat dukungan dari dunia usaha. Setelah menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pembangunan greenhouse, Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda), Zulbadi, diajak meninjau langsung Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1 Lapas Banjarmasin, Rabu (8/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, memperlihatkan berbagai program pembinaan yang dijalankan warga binaan, mulai dari budidaya tanaman hortikultura, pengelolaan lahan produktif, hingga pengembangan program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari pembinaan keterampilan.
Menurut Akhmad Herriansyah, pembinaan di SAE 1 tidak hanya berorientasi pada aktivitas selama menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah kembali ke masyarakat.
“Kami terus mengembangkan pembinaan berbasis keterampilan yang produktif. SAE 1 menjadi salah satu sarana bagi warga binaan untuk belajar, bekerja, dan menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda), kami optimistis program pembinaan ini akan semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi warga binaan,” ujar Akhmad Herriansyah.
Ia menjelaskan, pengembangan sektor pertanian di lingkungan lapas juga merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden. Selain meningkatkan keterampilan warga binaan, hasil budidaya yang dikembangkan diharapkan mampu memberikan nilai produktif selama proses pembinaan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda), Zulbadi, mengapresiasi berbagai inovasi pembinaan yang telah dijalankan Lapas Kelas IIA Banjarmasin. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa pembinaan di lembaga pemasyarakatan dapat berjalan secara produktif dan memberikan manfaat nyata.
“Kami melihat secara langsung bagaimana pembinaan kemandirian di Lapas Banjarmasin berjalan dengan baik. Program seperti ini sangat positif karena tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut untuk mendukung berbagai program pembinaan di Lapas Kelas IIA Banjarmasin,” kata Zulbadi.
Bantuan pembangunan greenhouse yang diberikan melalui program CSR PT Air Minum Bandarmasih diharapkan semakin memperkuat sarana pembinaan pertanian di SAE 1. Fasilitas tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan budidaya tanaman sekaligus meningkatkan kualitas pelatihan bagi warga binaan.
Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Kelas IIA Banjarmasin berharap sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terus diperluas guna memperkuat program pembinaan kemandirian. Langkah itu diharapkan mampu mencetak warga binaan yang memiliki keterampilan, produktif, serta siap berintegrasi kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
BACA JUGA
