Ikuti Penguatan Pengawasan Internal, Lapas Banjarmasin Perkuat Komitmen Integritas dan Pelayanan Publik

Lapas Banjarmasin
Lapas Kelas IIA Banjarmasin menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang berintegritas melalui keikutsertaan dalam kegiatan Penguatan dan Pengawasan Internal di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang digelar secara virtual, Senin (20/7/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang berintegritas melalui keikutsertaan dalam kegiatan Penguatan dan Pengawasan Internal di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang digelar secara virtual, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, bersama seluruh jajaran pegawai dari Aula Lapas Banjarmasin. Penguatan ini dilaksanakan serentak dan diikuti oleh seluruh satuan kerja Kemenimipas di Indonesia.

Selain menjadi ajang perkenalan bagi Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenimipas yang baru, kegiatan tersebut juga diisi dengan arahan strategis mengenai penguatan sistem pengawasan internal. Materi disampaikan langsung oleh Irjen Kemenimipas, Direktur Jenderal Imigrasi, serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi yang bersih dan akuntabel.

Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah mengatakan, pengawasan internal bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat pengawasan, melainkan harus menjadi budaya kerja yang dijalankan seluruh pegawai dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat pengawasan internal dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Akhmad Herriansyah.

Menurutnya, arahan yang diberikan pimpinan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menjadi pedoman penting bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Penguatan pengawasan internal merupakan fondasi dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang baik. Kami berkomitmen untuk terus mendukung reformasi birokrasi melalui peningkatan integritas, disiplin, serta akuntabilitas kinerja seluruh pegawai,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti rangkaian arahan dengan tertib dan penuh perhatian. Berbagai penekanan terkait pengawasan, etika kerja, serta peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fokus utama dalam penguatan tersebut.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Banjarmasin menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya membangun organisasi yang bersih, efektif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas kepada masyarakat.

Tinggalkan Komentar