Jelang Lebaran 2026, Polsek Balikpapan Timur Perkuat Koordinasi Pengamanan Wisata Pantai
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Menyambut lonjakan kunjungan masyarakat saat libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polsek Balikpapan Timur menggelar rapat koordinasi lintas sektor bersama para pengelola objek wisata pantai, Selasa (17/3/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan pengamanan sekaligus meningkatkan standar keselamatan bagi para wisatawan.
Kegiatan yang berlangsung di Markas Polsek Balikpapan Timur tersebut dihadiri oleh sejumlah pengelola destinasi wisata, di antaranya Pantai Manggar, Pantai Lamaru, serta Watu Beach. Forum ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah dalam menghadapi potensi peningkatan aktivitas wisata selama masa libur panjang.
Kapolsek Balikpapan Timur, M. Chusen, menegaskan bahwa peningkatan jumlah pengunjung ke kawasan wisata, khususnya pantai, berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari kecelakaan laut hingga gangguan ketertiban masyarakat.
“Setiap pengelola harus menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Pengawasan terhadap aktivitas pengunjung, khususnya yang berenang, perlu diperketat,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, masing-masing pengelola memaparkan kesiapan fasilitas dan kapasitas pengunjung. Pantai Manggar dilaporkan mampu menampung hingga 15 ribu pengunjung dengan panjang garis pantai sekitar 1,4 kilometer. Sementara itu, Pantai Lamaru memiliki kapasitas lebih besar, mencapai 21 ribu pengunjung dengan area seluas 38,6 hektare. Adapun Watu Beach dapat menampung sekitar 10 ribu wisatawan dengan luas area operasional 10 hektare.
Polsek Balikpapan Timur juga menekankan pentingnya penyediaan sarana keselamatan, seperti pelampung, rambu peringatan di titik rawan, serta kesiapan petugas pengawas di sepanjang garis pantai. Selain itu, koordinasi cepat dalam penanganan situasi darurat menjadi hal yang wajib dipastikan oleh seluruh pihak.
Tidak hanya fokus pada aspek keselamatan, rapat tersebut juga membahas potensi kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan wisata. Salah satu usulan yang mengemuka adalah penerapan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan sebagian kendaraan ke jalur alternatif, termasuk ke arah Pantai Lamaru, guna mengurai kemacetan pada puncak arus kunjungan.
Pihak kepolisian memprediksi puncak lonjakan wisatawan akan terjadi pada hari kedua Lebaran. Oleh karena itu, pengamanan akan diperkuat melalui patroli rutin, pengaturan lalu lintas, serta optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat.
Kapolsek menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan sinergi antara pengelola wisata dan masyarakat.
“Kolaborasi semua pihak sangat penting agar suasana tetap aman, nyaman, dan kondusif selama libur Lebaran,” tegasnya.
Dengan langkah antisipatif tersebut, diharapkan seluruh destinasi wisata di Balikpapan Timur dapat memberikan pengalaman berlibur yang aman dan menyenangkan bagi masyarakat.
Sumber: Polsek Balikpapan Timur
BACA JUGA
