Karhutla 4 Hektar di Kutai Barat Berhasil Dipadamkan

Karhutla
Prajurit Brigif TP 85/BTC bersama warga dan unsur terkait berjibaku memadamkan karhutla yang membakar sekitar 4 hektare lahan warga di Desa Jengan Danum, Kutai Barat.

KUTAI BARAT, Gerbangkaltim.com – Karhutla Kutai Barat kembali mendapat penanganan cepat setelah kebakaran melanda lahan milik warga di Desa Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Selasa, 8 September 2026. Kebakaran yang diperkirakan menghanguskan area seluas sekitar 4 hektare itu langsung ditangani prajurit Brigif TP 85/BTC bersama warga dan unsur terkait.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 14.00 WITA. Api yang muncul di lahan warga berpotensi meluas karena kondisi cuaca dan hembusan angin dapat mendorong kobaran menuju area perkebunan maupun kawasan lain di sekitarnya.

Menerima informasi mengenai kebakaran tersebut, prajurit Brigif TP 85/BTC segera bergerak menuju lokasi. Mereka bergabung dengan masyarakat dan unsur lainnya untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke wilayah yang lebih luas.

Proses pemadaman berlangsung dalam kondisi lapangan yang cukup menantang. Dengan dukungan peralatan yang tersedia, para prajurit bersama warga berupaya menjangkau titik-titik api dan melakukan pendinginan pada area yang terbakar.

Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan warga setempat, karyawan PT CAM, serta unsur pemadam kebakaran dari Kecamatan Damai. Dukungan armada turut memperkuat upaya pemadaman di lokasi.

Dalam proses tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kecamatan Damai dan satu unit mobil water tank (WT) milik PT CAM dikerahkan untuk membantu memadamkan kobaran api.

Sinergi antara prajurit Brigif TP 85/BTC, masyarakat, karyawan perusahaan, dan petugas pemadam menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan. Kerja sama tersebut memungkinkan titik-titik api dapat dikendalikan sebelum berkembang lebih luas.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WITA. Pemadaman dilakukan melalui koordinasi di lapangan dengan memastikan titik api tidak kembali membesar.

Kejadian ini sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat ketika kebakaran lahan terjadi, terutama di tengah kondisi yang berpotensi membuat api mudah menyebar. Keterlibatan masyarakat dan dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam upaya mencegah dampak karhutla yang lebih besar.

Prajurit Brigif TP 85/BTC juga terus membantu penanganan kebakaran di lapangan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keselamatan warga dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

Sumber: Brigif TP 85/BTC

Tinggalkan Komentar