Kayu Palet Disulap Jadi Media Tanam, Area Bengkel Kerja Lapas Banjarmasin Makin Hijau

Lapas Banjarmasin
Kayu palet ditata sedemikian rupa sebagai wadah tanaman di sekitar area bengkel kerja. Kamis (17/9/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Area bengkel kerja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin mulai ditata dengan memanfaatkan material sederhana yang tersedia di lingkungan lapas. Kayu palet yang sebelumnya hanya menjadi material bekas disulap menjadi media tanam bibit kangkung.

Penanaman dilakukan jajaran Lapas Banjarmasin bersama warga binaan pada Kamis (17/9).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Bagus Paras Etika dan jajaran petugas Giatja.

Kayu palet ditata sedemikian rupa sebagai wadah tanaman di sekitar area bengkel kerja. Warga binaan terlibat dalam sejumlah tahapan, mulai dari menyiapkan media tanam hingga menanam bibit kangkung.

Selain membuat lingkungan bengkel kerja lebih hijau dan tertata, kegiatan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan ruang yang tersedia menjadi bagian dari aktivitas produktif warga binaan.

Kasi Giatja Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika mengatakan, pemanfaatan kayu palet merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan nilai guna sekaligus mendukung kegiatan pembinaan.

“Pemanfaatan kayu palet ini sederhana, tetapi bisa memberikan manfaat. Selain membuat area bengkel kerja lebih tertata dan hijau, warga binaan juga bisa belajar memanfaatkan barang yang ada menjadi sesuatu yang produktif,” kata Bagus.

Sementara itu, Kalapas Banjarmasin Akhmad Herriansyah mengatakan penataan lingkungan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi petugas maupun warga binaan.

“Lingkungan kerja yang i menjadi lebih nyaman. Kami ingin hal-hal sederhana seperti ini terus dikembangkan agar area bengkel kerja tidak hanya menjadi tempat berkegiatan, tetapi juga menjadi lingkungan yang produktif dan enak dipandang,” ujar Akhmad Herriansyah.

Menurut dia, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan keterampilan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Bibit kangkung yang telah ditanam selanjutnya akan dirawat secara berkala oleh warga binaan dengan pendampingan petugas Giatja. Tanaman tersebut diharapkan dapat tumbuh sekaligus menjadi bagian dari aktivitas pembinaan di bidang pertanian.

Pemanfaatan kayu palet dan ruang di sekitar bengkel kerja itu menjadi salah satu upaya Lapas Banjarmasin menghadirkan lingkungan yang lebih hijau tanpa membutuhkan sarana yang rumit.

Tinggalkan Komentar