Kebakaran Lahan Gunung Bahagia Berhasil Dipadamkan

Kebakaran
Tim Respon Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim melakukan pemadaman kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, Senin (24/8/2026).

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com — Tim Respon Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bergerak cepat menangani titik api di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, Senin (24/8/2026).

Tim yang dipimpin Bripka Zainal Arifin tersebut diterjunkan setelah menerima laporan adanya kebakaran lahan yang berpotensi merambat ke vegetasi sekitar dan permukiman warga.

Lokasi kebakaran berada di Jalan Kimia Gang Swadaya No. 447, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan. Kondisi vegetasi yang kering membuat penanganan dilakukan secara cepat untuk mencegah api meluas.

Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 14.25 WITA. Personel Tim Respon Bencana Batalyon A Pelopor kemudian bersama unsur pemadam gabungan dan masyarakat melakukan upaya pemadaman serta pelokalisiran api.

Di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar, petugas berupaya mengendalikan rambatan api agar tidak mendekati kawasan permukiman. Peralatan pemadaman digunakan untuk memutus penyebaran api sekaligus memastikan titik-titik yang terbakar dapat ditangani.

Setelah melalui proses pemadaman dan koordinasi di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 16.35 WITA.

Penanganan kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau sisa titik panas yang berpotensi kembali memicu kebakaran, terutama pada vegetasi kering di sekitar lokasi.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengatakan respons cepat personel merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat sekaligus menjaga lingkungan.

Menurutnya, kebakaran lahan tidak hanya berpotensi merusak vegetasi, tetapi juga dapat mengancam keselamatan warga apabila api meluas ke kawasan permukiman.

“Pengabdian tulus kami hadir melalui kesiapsiagaan penuh di lapangan demi memastikan keselamatan masyarakat dan menjaga kelestarian alam Kalimantan Timur,” ujar Ronny.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan kering. Hal-hal sederhana seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun membuka lahan dengan cara membakar dinilai dapat meningkatkan risiko munculnya titik api.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian lingkungan, hindari membuang puntung rokok sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar,” katanya.

Menurut Ronny, pencegahan menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Penanganan tidak hanya menjadi tugas petugas di lapangan, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat sejak tahap pencegahan.

Kebakaran di Gunung Bahagia tersebut menjadi pengingat bahwa kondisi lahan yang kering membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi. Kecepatan masyarakat dalam melaporkan kejadian dan respons petugas menjadi faktor penting untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

“Pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama demi udara bersih dan lingkungan yang sehat,” tegas Ronny.

Dengan kolaborasi antara aparat, petugas pemadam, dan masyarakat, penanganan titik api di kawasan Gunung Bahagia dapat dilakukan sebelum merambat lebih jauh. Kewaspadaan bersama diharapkan terus dijaga untuk melindungi lingkungan sekaligus memastikan keselamatan warga Balikpapan.

Sumber: Humas Satbrimob Polda Kalimantan Timur.

Tinggalkan Komentar