Polwan Polres PPU Masuk Sekolah, Edukasi Pelajar Soal Bullying
PENAJAM PASER UTARA, Gerbangkaltim.com — Bullying, narkoba, kekerasan seksual, dan penggunaan media sosial menjadi sejumlah isu yang disampaikan kepada pelajar SMA Negeri 1 Penajam Paser Utara melalui program Polwan Goes to School.
Kegiatan yang digelar Senin (24/8/2026) tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia Tahun 2026. Kehadiran Polwan di lingkungan sekolah sekaligus menjadi ruang edukasi untuk membangun kesadaran generasi muda agar mampu melindungi diri dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Polwan Polres Penajam Paser Utara (PPU) bertindak sebagai pembina upacara. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan dialog bersama para siswa.
Sejumlah persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja menjadi perhatian. Mulai dari pencegahan kekerasan seksual terhadap anak, perundungan atau bullying, penggunaan gadget, aktivitas di media sosial, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara melalui Pakor Polwan Polres PPU Ipda Nursidah mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, pendekatan kepada pelajar tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Edukasi dan komunikasi sejak dini diperlukan agar anak-anak memahami risiko berbagai tindakan negatif serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi persoalan.
“Melalui kegiatan Polwan Goes to School ini, kami ingin memberikan edukasi sekaligus mengajak para siswa untuk bersama-sama mencegah berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual dan bullying,” ujar Ipda Nursidah.
Ia juga mengingatkan pelajar agar tidak sembarangan menggunakan gadget dan media sosial. Perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi dapat menjadi sumber persoalan apabila digunakan tanpa pertimbangan dan tanggung jawab.
Para siswa diminta tidak mudah terpengaruh konten negatif, tidak melakukan perundungan, termasuk melalui ruang digital, serta berani menyampaikan laporan apabila mengalami atau mengetahui tindakan kekerasan.
“Kami mengajak para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif, tidak melakukan perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, serta berani menyampaikan atau melaporkan apabila mengalami maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan,” jelasnya.
Pesan lain yang tidak kalah penting adalah kewaspadaan terhadap narkoba. Polwan Polres PPU mengajak pelajar memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan tidak mudah mengikuti ajakan lingkungan pergaulan yang berisiko.
Ipda Nursidah menilai sekolah mempunyai posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, menciptakan lingkungan pendidikan yang aman membutuhkan kerja sama antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan aparat kepolisian.
Kegiatan di SMA Negeri 1 Penajam Paser Utara mendapat respons positif. Kepala sekolah, guru, staf, dan siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan perhatian dan antusias.
Melalui pendekatan yang edukatif dan humanis, kehadiran Polwan di sekolah diharapkan dapat membuat komunikasi antara kepolisian dan pelajar semakin terbuka. Para siswa juga didorong untuk tidak takut berbicara ketika menghadapi kekerasan, perundungan, maupun persoalan lain yang mengancam keselamatan mereka.
Momentum Hari Jadi ke-78 Polwan RI kemudian dimanfaatkan untuk memperkuat peran Polwan di tengah masyarakat. Pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui tugas kepolisian, tetapi juga lewat edukasi, pembinaan, dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Ipda Nursidah menegaskan Polwan Polres PPU akan terus mendukung berbagai langkah pencegahan yang berkaitan dengan persoalan anak dan remaja.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berani berkata tidak terhadap narkoba dan perundungan, serta mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal yang positif. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda,” pungkasnya.
Seluruh kegiatan Polwan Goes to School berlangsung aman, tertib, dan lancar. Bagi Polwan Polres PPU, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman sekaligus menanamkan keberanian kepada generasi muda untuk memilih pergaulan sehat, menolak kekerasan, dan menggunakan teknologi secara positif.
Sumber: Humas Polres Penajam Paser Utara.
BACA JUGA
