Kunjungan PBB ke IKN, Peluang Kolaborasi Global untuk Nusantara Terbuka

IKN
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajaran menyambut langsung kehadiran Security Adviser and Representative of UNDSS to Indonesia and Timor-Leste, Allan Mendoza, di Kantor Balai Kota Otorita IKN, pada Senin (13/04/2026).

Gerbangkaltim.com, Nusantara – Komitmen menjadikan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota berkelas dunia semakin terlihat nyata. Hal ini ditandai dengan kunjungan perwakilan United Nations Department of Safety and Security (UNDSS) ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (13/4/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Security Adviser sekaligus perwakilan UNDSS untuk Indonesia dan Timor Leste, Allan Mendoza. Kehadirannya disambut Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bersama jajaran dalam suasana diskusi terbuka mengenai perkembangan pembangunan Nusantara.

Dalam pertemuan itu, pihak UNDSS mengaku tertarik dengan progres pembangunan IKN yang dinilai berkembang pesat. Ketertarikan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari survei komunitas diplomatik yang dilakukan sebelumnya.

“Allan Mendoza menyampaikan bahwa pihaknya melihat potensi besar IKN sebagai pusat baru yang terbuka bagi kerja sama internasional, termasuk dari lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.

UNDSS sendiri merupakan bagian dari Sekretariat PBB yang bertugas mengoordinasikan sistem keamanan bagi seluruh badan dan personel PBB di berbagai negara. Kunjungan ini sekaligus menjadi langkah awal penjajakan peran strategis PBB dalam mendukung keamanan dan stabilitas kawasan Nusantara ke depan.

Sementara itu, Basuki Hadimuljono memaparkan bahwa pembangunan IKN dirancang dalam lima tahap hingga tahun 2045. Saat ini, fokus utama berada pada penyelesaian kawasan inti pemerintahan, yang meliputi infrastruktur perkantoran dan fasilitas penunjang lainnya.

“Ke depan, pembangunan akan diarahkan pada penguatan kawasan yudikatif dan legislatif sebagai bagian dari pengembangan jangka panjang IKN,” ujar Basuki.

Ia menegaskan bahwa Otorita IKN membuka ruang seluas-luasnya bagi kolaborasi internasional, termasuk dengan lembaga di bawah naungan PBB. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat aspek keamanan, tata kelola, serta keberlanjutan pembangunan kota masa depan Indonesia.

Kunjungan ini menjadi sinyal positif bahwa Nusantara tidak hanya dibangun sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai kawasan global yang terhubung dengan komunitas internasional. Dengan semakin banyaknya mitra strategis yang terlibat, IKN diharapkan mampu tumbuh sebagai kota modern yang inklusif, aman, dan berdaya saing global.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN)

Tinggalkan Komentar