Lima Hari Pencarian Tanpa Hasil, Operasi SAR Pemancing Hilang di Perairan Manggar Balikpapan Diusulkan Ditutup
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Upaya pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal di perairan Manggar, Kota Balikpapan, akhirnya memasuki tahap evaluasi akhir. Setelah lima hari operasi pencarian tanpa menemukan tanda-tanda keberadaan korban, Tim SAR Gabungan mengusulkan penutupan operasi SAR.
Operasi pencarian yang dilakukan oleh tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan bersama sejumlah unsur terkait berlangsung sejak korban dilaporkan hilang akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di kawasan Perairan Manggar.
Pada hari kelima operasi (H.5), tim SAR gabungan memulai kegiatan dengan menggelar briefing pada pukul 07.00 WITA untuk menyusun strategi pencarian lanjutan. Setelah itu, tim kembali menyisir area operasi yang telah ditentukan dengan menggunakan kapal pencarian jenis Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas.
Komandan Tim SAR Gabungan, Sarifudin, menjelaskan bahwa seluruh personel telah berupaya maksimal dalam proses pencarian. Area pencarian yang dilakukan mencapai sekitar 273 nautical mile persegi dengan metode penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terjatuh.
Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari patroli laut hingga pemantauan di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
“Seluruh unsur SAR telah melakukan pencarian secara maksimal sesuai rencana operasi yang telah disusun. Namun hingga sore hari, korban masih belum berhasil ditemukan,” ujar Sarifudin.
Pencarian pada hari kelima resmi dihentikan pada pukul 17.00 WITA dengan hasil nihil. Setelah itu, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing bersama instansi terkait serta pihak keluarga korban pada pukul 17.15 WITA.
Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa operasi SAR terhadap korban bernama Nopi (32), warga Balikpapan, diusulkan untuk ditutup. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap diminta untuk melakukan pemantauan dan siap kembali melakukan pencarian apabila terdapat informasi baru terkait keberadaan korban.
Perwakilan keluarga korban, Ahmad, menyampaikan rasa terima kasih kepada tim penyelamat yang telah bekerja keras selama lima hari terakhir dalam upaya pencarian.
Ia mengungkapkan bahwa keluarga menerima keputusan penghentian operasi tersebut dengan penuh keikhlasan setelah melihat upaya maksimal yang telah dilakukan oleh tim SAR di lapangan.
“Terima kasih kepada Basarnas dan seluruh tim yang telah berusaha keras mencari anggota keluarga kami. Kami menerima keputusan ini dengan ikhlas,” ungkap Ahmad.
Operasi pencarian ini melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan yang bekerja sama untuk menyisir perairan Balikpapan. Koordinasi antarinstansi dilakukan secara intensif guna memaksimalkan proses pencarian di tengah kondisi cuaca laut yang tidak menentu.
Sumber: Tim SAR Gabungan Balikpapan.
BACA JUGA
