Mahligai Nusantara 2026 Catat Transaksi UMKM Rp1,2 Miliar, Dikunjungi 30 Ribu Orang

BI
Mahligai Nusantara 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome mencatat transaksi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp1,2 miliar. Rabu (15/9/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Mahligai Nusantara 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome mencatat transaksi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp1,2 miliar.

Capaian tersebut dihimpun selama tiga hari pelaksanaan, 11–13 September 2026. Selain transaksi penjualan, kegiatan yang mengusung tema “Merangkai Kolaborasi, Mengakselerasi Inovasi untuk UMKM yang Tangguh dan Berdaya Saing” itu juga mencatat lebih dari 30.000 kunjungan masyarakat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi mengatakan, Mahligai Nusantara tidak dirancang sekadar sebagai ajang pameran produk UMKM. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen, perbankan, pemerintah, serta mitra strategis.

“Mahligai Nusantara bukan sekadar ajang showcase, tetapi event integratif yang mempertemukan karya, inovasi, kolaborasi, dan peluang,” kata Robi, Rabu (15/9/2026).

Menurut dia, pelaku UMKM yang terlibat tidak hanya memperoleh kesempatan memasarkan produk, tetapi juga mendapatkan akses terhadap pembelajaran, konsultasi, pembiayaan, jejaring usaha, hingga peluang pasar yang lebih luas.

Robi menuturkan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak hanya diukur dari jumlah produk yang terjual selama acara. Dampak yang tercipta setelah kegiatan berakhir juga menjadi bagian penting dari capaian Mahligai Nusantara.

“Ukuran keberhasilan Mahligai Nusantara bukan semata-mata banyaknya produk yang ditampilkan, melainkan juga seberapa banyak peluang dan dampak yang tercipta bagi UMKM setelah rangkaian event berakhir,” ujarnya.

Selama kegiatan, sebanyak 123 UMKM terlibat dalam Mahligai Nusantara 2026. Mereka terdiri atas 45 UMKM makanan dan minuman olahan, 16 UMKM wastra, empat UMKM kerajinan, 36 UMKM kuliner, serta 22 distributor dan produsen pangan.

Dari kelompok tersebut, UMKM makanan dan minuman, wastra, ready-to-wear, serta kriya mencatat total penjualan Rp1,2 miliar selama penyelenggaraan.

Selain transaksi langsung, fasilitasi business matching pembiayaan UMKM hingga awal September 2026 telah mencapai Rp3,33 miliar.
Capaian lain terlihat pada layanan konsultasi.

Financial Corner mencatat sebanyak 860 pengunjung yang datang untuk berkonsultasi dan memperoleh informasi mengenai produk serta layanan pembiayaan perbankan.

Sementara itu, Zona Layanan dan Konsultasi dikunjungi lebih dari 784 pelaku UMKM. Di area tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh informasi terkait pembiayaan, kemasan, merek dan hak kekayaan intelektual (HAKI), perizinan, sertifikasi halal, inovasi produk, hingga akses ekspor.

Robi mengatakan, berbagai layanan tersebut diharapkan tidak berhenti selama pelaksanaan acara, tetapi dapat membantu UMKM memperkuat kapasitas usaha dan memperluas akses pasar.

“Setiap transaksi yang terjadi diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata bagi pelaku usaha sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Selain aktivitas ekonomi, Mahligai Nusantara 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan kreatif dan edukatif.

Enam kompetisi digelar, mulai dari Fashion Show Competition, Tari Kreasi Nusantara, “Ngaduk Rasa Produk Lokal”, Mahligai Kids Coloring, Creator Showdown, hingga Mahligai Idol Competition.

Sebanyak 100 anak mengikuti Mahligai Kids Coloring. Sementara kompetisi kuliner “Ngaduk Rasa Produk Lokal” menghadirkan 12 finalis dari kategori umum dan profesional dalam sesi live cooking bersama Chef Adie Miartadi.

Kegiatan juga ditutup dengan penampilan khusus runner-up Indonesia Idol 2026, Rio Laskart.

Robi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), kementerian dan lembaga, perbankan, perguruan tinggi, komunitas, asosiasi, mitra kerja, serta seluruh pelaku UMKM yang mendukung pelaksanaan Mahligai Nusantara 2026.

“Semangat #BerayakBetampaSetaketMendenia atau ‘Bersama Berkarya, UMKM Mengglobal’ diharapkan terus menjadi semangat bersama dalam memperkuat UMKM agar semakin tangguh, inovatif, berdaya saing, dan mampu membuka akses menuju pasar yang lebih luas,” ujar Robi.

Tinggalkan Komentar