Pelatihan Gratis Kemenaker Dibuka, Warga Balikpapan Bisa Belajar Jasa Boga hingga Barber

Pemkot Balikpapan
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan, Adamin Siregar.

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Warga Balikpapan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), sedang mencari pekerjaan, maupun ingin mengembangkan usaha mendapat kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan tanpa dipungut biaya.

Kesempatan tersebut tersedia melalui program Vokasi Stimulus Ekonomi semester II 2026 yang kembali dibuka Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI. Program ini berlangsung hingga Desember 2026 dengan berbagai pilihan pelatihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan, Adamin Siregar mengatakan, jenis pelatihan yang tersedia cukup beragam dan ditujukan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat digunakan untuk bekerja maupun membuka usaha.

“Program ini menyediakan berbagai pilihan pelatihan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Seperti jasa boga, laundry hingga barber. Cukup beragam,” ujar Adamin, Rabu (16/9/2026).

Menurut dia, program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis. Keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi modal untuk menciptakan sumber pendapatan baru, khususnya bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Pelaksanaan pelatihan dilakukan dalam kelompok dengan jumlah peserta minimal lima orang dan maksimal 20 orang dalam setiap kelas.

“Setiap kelas pelatihan akan diisi minimal lima orang dan maksimal 20 orang,” katanya.

Adamin menjelaskan, pelatihan melibatkan sejumlah lembaga pelatihan, termasuk Balai Latihan Kerja (BLK), serta tenaga profesional sesuai bidang yang diajarkan. Lokasi pelaksanaan dan instruktur nantinya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis pelatihan.

Untuk Balikpapan, salah satu bidang yang telah mengajukan usulan pelatihan adalah jasa boga.

Secara regional, program Vokasi Stimulus Ekonomi semester II 2026 menyediakan 4.800 kuota peserta untuk wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

“Kuota yang disediakan dalam program sebanyak 4.800 peserta untuk wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan. Jadi siapa cepat dia dapat,” ujar Adamin.

Disnaker Balikpapan juga berupaya memperluas penyebaran informasi mengenai program tersebut.

Sosialisasi dilakukan dengan melibatkan perangkat kecamatan dan kelurahan agar masyarakat yang membutuhkan dapat mengetahui dan memanfaatkan kesempatan pelatihan gratis tersebut.

Program ini diharapkan dapat membuka akses bagi warga untuk meningkatkan kompetensi, memasuki kembali pasar kerja, maupun mengembangkan keterampilan menjadi peluang usaha baru. (HP/Adv Kominfo Balikpapan Kalimantan).

Tinggalkan Komentar