Maulid Nabi, Polres PPU Perkuat Silaturahmi dengan Warga
PENAJAM PASER UTARA, Gerbangkaltim.com – Maulid Nabi Muhammad SAW di PPU menjadi momentum jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kemitraan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran polisi dalam sejumlah kegiatan keagamaan di wilayah PPU menjadi bagian dari pendekatan humanis untuk menjaga hubungan antara kepolisian dan warga.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 8 Rabiul Awal 1448 Hijriah digelar di sejumlah lokasi pada Jumat (21/8/2026). Di antaranya Masjid Al Isra BTN Kilometer 4 Nenang, Masjid Nurul Yaqin Desa Sumber Sari, serta Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.
Personel Polres PPU dan Polsek Babulu hadir bersama pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah. Selain mengikuti rangkaian kegiatan, personel kepolisian juga melakukan pengamanan untuk memastikan acara berlangsung tertib dan kondusif.
Di Masjid Al Isra BTN Kilometer 4 Nenang, peringatan Maulid mengangkat tema “Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah SAW melalui Kembali Keteladanan Akhlak dalam Kehidupan Sehari-hari.”
Rangkaian acara diisi pembacaan shalawat, tausiyah, doa bersama, serta pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana semakin semarak ketika Grup Habsyi Al Madad Polres PPU mengajak jamaah melantunkan shalawat bersama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten PPU sekaligus Ketua Takmir Masjid Al Isra Nenang Drs. H. Tohar, M.M., Kasat Samapta Polres PPU AKP Wiji Santoso, Baur SIM Satlantas Polres PPU AIPTU Habibie Arief, S.H., M.H., Ustadz Hamdi, serta masyarakat setempat.
Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pelayanan
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU melalui Kasat Samapta Polres PPU AKP Wiji Santoso mengatakan, peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika anggota Polri menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Maulid Nabi menjadi pengingat bagi kita untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian dan kasih sayang. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan, termasuk dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wiji.
Ia menambahkan, kehadiran personel Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan salah satu cara membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan yang dapat mempererat persaudaraan dan membangun kemitraan. Dengan komunikasi serta kebersamaan yang baik, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus kita wujudkan,” tambahnya.
Di wilayah Babulu, jajaran Polsek Babulu turut menghadiri sekaligus mengamankan sejumlah kegiatan Maulid Nabi yang digelar masyarakat.
Salah satunya berlangsung di Masjid Nurul Yaqin, Desa Sumber Sari. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sumber Sari Tahyatul Abidin, penceramah Gus H. Muhammad Izzul Kafie, S.Pd.I., Bhabinkamtibmas Desa Sumber Sari Briptu Bagus Hadi Pranata, perangkat desa, mahasiswa KKN Universitas Mulawarman, serta para jamaah.
Acara berlangsung dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, tausiyah, doa bersama hingga penutupan. Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap kegiatan positif masyarakat.
Kegiatan serupa juga berlangsung di kediaman Imam Safi’i, Desa Babulu Darat. Jamaah mengikuti lantunan shalawat dan doa bersama yang turut dihadiri penceramah Kang Amin, Bhabinkamtibmas Desa Babulu Darat Aipda Yudi, panitia, anggota Banser Kecamatan Babulu, dan masyarakat.
Polisi Hadir Lewat Pendekatan Humanis
Kapolsek Babulu Iptu Andi Fatahuddin, S.H., M.H., mengatakan kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan. Polsek Babulu akan senantiasa hadir untuk menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi dan kemitraan bersama masyarakat,” ungkapnya.
Rangkaian Maulid Nabi di sejumlah wilayah PPU memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur dalam menjaga keharmonisan lingkungan. Polisi, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga hadir dalam ruang kebersamaan yang tidak hanya bernuansa keagamaan, tetapi juga memperkuat komunikasi sosial.
Bagi Polres PPU, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ketika komunikasi terbangun dengan baik, persoalan di lingkungan masyarakat dapat lebih cepat diketahui dan dicarikan solusi bersama.
Melalui pendekatan humanis tersebut, jajaran Polres PPU dan Polsek Babulu berharap semangat Maulid Nabi tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat untuk menerapkan nilai keteladanan, kepedulian, persaudaraan, serta kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat.
Sumber: Polres Penajam Paser Utara.
BACA JUGA
