Yeri Hamadi Kecam Penyanderaan Warga Sipil di Jila
JAYAPURA, Gerbangkaltim.com – Penyanderaan warga sipil di Jila Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mendapat kecaman dari Ketua Barisan Merah Putih Provinsi Papua Yeri Stenly Hamadi. Ia meminta seluruh warga yang menjadi korban segera dibebaskan dan menegaskan bahwa masyarakat sipil tidak semestinya menjadi sasaran konflik ataupun kepentingan politik.
Pernyataan tersebut disampaikan Yeri di Kota Jayapura, Sabtu (22/8/2026), menyusul informasi mengenai penyanderaan sembilan warga sipil di Distrik Jila. Ia menaruh perhatian khusus terhadap keberadaan perempuan dan anak-anak yang disebut turut menjadi korban.
Menurut Yeri, keselamatan masyarakat sipil harus ditempatkan sebagai prioritas dalam situasi konflik. Warga yang tidak terlibat dalam kekerasan, terlebih kelompok rentan, tidak seharusnya menjadi sasaran ataupun digunakan sebagai alat untuk mencapai kepentingan tertentu.
“Saya turut prihatin dan mengecam keras tindakan yang telah dilakukan oleh TPNPB/kelompok kriminal bersenjata yang telah melakukan penyanderaan terhadap masyarakat sipil di Distrik Jila, Kabupaten Mimika,” kata Yeri.
Ia meminta pihak yang disebut melakukan penyanderaan segera melepaskan seluruh warga yang masih berada dalam penguasaan mereka. Yeri berharap para korban dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi aman.
“Untuk itu, saya berharap kepada pihak TPNPB yang melakukan penyanderaan agar segera membebaskan dan melepaskan masyarakat sipil yang telah disandera. Mereka adalah masyarakat sipil yang tidak tahu apa-apa dan pada umumnya masih terdapat anak-anak di bawah umur,” ujarnya.
Minta Penegakan Hukum Tetap Berjalan
Selain menyerukan pembebasan warga, Yeri meminta aparat keamanan melakukan langkah penegakan hukum terhadap pihak yang melakukan tindakan kriminal dan dinilai meresahkan masyarakat di Tanah Papua.
Ia menyebut Satgas Kepolisian Damai Cartenz perlu menjalankan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, penegakan hukum harus tetap diarahkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjaga keamanan di wilayah terdampak.
“Kami juga meminta kepada pihak keamanan, dalam hal ini Satgas Damai Cartenz, agar segera melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap kelompok-kelompok yang melakukan tindakan kriminal dan meresahkan masyarakat di Tanah Papua, sehingga proses hukum dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Yeri menyampaikan apresiasi kepada Satgas Damai Cartenz atas pengungkapan kasus pembunuhan terhadap Bripka Anumerta Fredy Lukas Awe.
Ia berharap proses hukum terhadap pihak yang terlibat dalam perkara tersebut terus berjalan secara profesional dan sesuai aturan hukum.
“Kami juga mengapresiasi Satgas Damai Cartenz yang telah berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Bripka Anumerta Fredy Lukas Awe. Kami berharap proses hukum terhadap para pelaku dapat terus dilanjutkan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Yeri.
Warga Papua Diminta Tidak Terprovokasi
Yeri juga menyampaikan keprihatinan kepada warga yang menjadi korban serta keluarga mereka. Ia berharap seluruh masyarakat yang masih disandera dapat segera memperoleh kebebasan dan kembali ke lingkungan keluarga dengan selamat.
Di tengah situasi tersebut, masyarakat Papua, khususnya warga Kabupaten Mimika, diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
“Kepada seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat di Kabupaten Mimika, saya mengimbau agar tetap tenang, menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya maupun informasi hoaks yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.
Ia mengajak masyarakat menjaga kedamaian dan keamanan bersama. Informasi mengenai perkembangan situasi juga diharapkan diperoleh melalui sumber resmi dan dapat dipercaya, sehingga masyarakat tidak ikut menyebarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya.
“Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian dan keamanan agar seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik. Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi yang akurat dari pihak keamanan dan kepolisian,” pungkas Yeri.
Seruan tersebut menempatkan keselamatan warga sipil sebagai perhatian utama di tengah situasi keamanan yang berkembang di wilayah Mimika. Upaya menjaga ketenangan masyarakat dan memastikan informasi yang beredar tetap akurat menjadi bagian penting agar kondisi tidak semakin memanas.
Sumber: Pernyataan Ketua Barisan Merah Putih Provinsi Papua Yeri Stenly Hamadi.
BACA JUGA
