Pangdam VI/Mulawarman Kunjungi Malinau, Perkuat Kesiapan Satuan hingga Perhatian Pendidikan Anak Perbatasan
Malinau, Gerbangkaltim.com – Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Selasa (2/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan evaluasi kesiapan satuan TNI di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Pangdam VI/Mulawarman tiba di Pelabuhan Speedboat Malinau sekitar pukul 13.37 WITA setelah bertolak dari Kota Tarakan menggunakan Speedboat Mandiricoal Executive. Kedatangannya didampingi Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni.
Rombongan Pangdam disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malinau dan sejumlah tokoh masyarakat. Penyambutan berlangsung dengan nuansa adat melalui prosesi tepung tawar, pengalungan syal, penyerahan bunga, serta pertunjukan tarian daerah.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Malinau Jakaria, Dandim 0910/Malinau Letkol Inf Cut Ferizal Yusna, Danyonif 614/Raja Pandhita Letkol Inf Ary Prasetiawan, Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan Letkol Arm Januar Idrus, Kapolres Malinau AKBP Dr. M. Anton Satriadi, serta Kajari Malinau Dr. Fathur Rohman.
Agenda kunjungan kemudian dilanjutkan ke Makodim 0910/Malinau. Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA, Pangdam menerima jajar kehormatan sebelum mengikuti sejumlah kegiatan, mulai dari penanaman pohon, paparan satuan, hingga pengarahan kepada personel Kodim 0910/Malinau.
Dalam arahannya, Krido menekankan pentingnya kesiapan satuan dan prajurit dalam menjalankan tugas, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik strategis seperti Malinau.
“Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pembinaan, pengawasan, dan evaluasi langsung terhadap kesiapan satuan, prajurit, serta sarana prasarana di wilayah hukum Kodam VI/Mulawarman,” kata Krido.
Usai dari Makodim, Pangdam meninjau Rumah Baca Bermain Ceriah di Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, sekitar pukul 17.05 WITA.
Kunjungan tersebut menjadi perhatian tersendiri karena berkaitan dengan Program Belajar Gratis yang ditujukan untuk membantu pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Krido menyempatkan diri berinteraksi dengan anak-anak dan pengelola rumah baca. Ia menegaskan bahwa keterbatasan geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak di wilayah perbatasan untuk memperoleh pendidikan dan mengejar cita-cita.
“Masa depan bangsa ini tidak boleh terhalang oleh garis batas wilayah. Setiap anak di perbatasan memiliki hak yang sama untuk bermimpi besar dan meraih pendidikan setinggi-tingginya,” ujar Krido.
Menurut dia, keberadaan Program Belajar Gratis tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan harapan dan semangat anak-anak di wilayah perbatasan.
“Kehadiran Program Belajar Gratis ini bukan sekadar memberikan ilmu, melainkan cara kita menyalakan pelita harapan agar senyum dan cita-cita anak-anak di ujung utara negeri ini tetap menyala terang,” katanya.
Dari Desa Pulau Sapi, Pangdam melanjutkan kunjungan ke Mako Yonif 614/Raja Pandhita di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara. Rombongan tiba sekitar pukul 18.06 WITA.
Di markas satuan tersebut, Pangdam memberikan pengarahan dan motivasi kepada para prajurit Yonif 614/Raja Pandhita. Kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon serta penulisan kesan dan pesan.
Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan acara ramah tamah bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat Kabupaten Malinau di Guest House Pemerintah Kabupaten Malinau.
Kegiatan tersebut diisi dengan penampilan tarian daerah, sambutan Wakil Bupati Malinau dan Pangdam VI/Mulawarman, serta pertukaran cinderamata.
Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.
Seluruh rangkaian kunjungan kerja Pangdam VI/Mulawarman di Kabupaten Malinau berlangsung aman dan kondusif.
Selanjutnya, pada Rabu (3/9/2026) pagi, Pangdam VI/Mulawarman bersama rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, untuk meninjau Markas Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI.
BACA JUGA
