Pembalap Muda Berau Sabian Fathul Ilmi Cetak Prestasi Gemilang di Yamaha R3 BLU CRU Australia 2026
Gerbangkaltim.com, Tailem Bend – Talenta muda balap motor Indonesia kembali mencuri perhatian di level internasional. Pembalap belia asal Berau, Kalimantan Timur, Sabian Fathul Ilmi, sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship 2026 yang berlangsung di The Bend Motorsport Park, Australia.
Pada seri kedua kejuaraan tersebut, Sabian yang baru berusia 13 tahun tampil impresif dengan meraih kemenangan pada race pertama sekaligus mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi. Prestasi itu menjadi pencapaian penting dalam debut penuh musimnya di kompetisi balap level Asia Pasifik.
Pembalap muda yang digadang-gadang menjadi penerus pembalap nasional seperti Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa tersebut menunjukkan performa konsisten sejak sesi latihan bebas.
Pada sesi free practice pertama, Sabian sempat menempati posisi kedelapan. Namun performanya terus meningkat hingga berhasil menembus posisi empat pada latihan berikutnya. Tren positif itu berlanjut saat sesi kualifikasi, di mana ia sukses mengamankan posisi start dari grid kedua.
Memasuki race pertama, Sabian tampil agresif dan mampu bersaing ketat dengan sejumlah pembalap dari berbagai negara seperti Australia, Thailand, China, Vietnam, Filipina, Malaysia, hingga Selandia Baru. Dengan kemampuan adaptasi yang cepat dan mental balap yang kuat, ia akhirnya berhasil finis terdepan dan meraih kemenangan pertamanya di ajang Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship.
Sementara pada race kedua, Sabian kembali memperlihatkan daya saing tinggi dengan finis di posisi keenam. Hasil tersebut cukup mengantarkannya masuk enam besar klasemen sementara dengan perolehan 35 poin, meskipun sebelumnya absen pada seri pembuka di Sydney Motorsport Park akibat kendala visa.
Sabian mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. Kemenangan perdana di level Asia Pasifik dinilainya menjadi motivasi besar untuk menghadapi seri-seri berikutnya sepanjang musim balap 2026.
Di sisi lain, Manager Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Wahyu Rusmayadi, menilai kemenangan Sabian menjadi bukti keberhasilan proses pembinaan pembalap muda yang dilakukan Yamaha Racing Indonesia.
Menurutnya, performa Sabian di usia yang masih sangat muda menunjukkan kapasitas adaptasi dan mental kompetitif yang baik untuk level kejuaraan internasional. Yamaha berharap pembalap asal Kalimantan Timur tersebut mampu menjaga konsistensi performa hingga akhir musim, termasuk saat tampil pada putaran Mandalika mendatang.
Prestasi Sabian juga menjadi gambaran bahwa pembinaan pembalap usia muda di kawasan Asia Tenggara kini semakin berkembang pesat. Pada usia belia, para rider muda tidak hanya dituntut memahami teknik dasar balap, tetapi juga membangun mental kompetisi, ketahanan fisik, dan stabilitas performa sepanjang musim.
Dengan pencapaian tersebut, Sabian Fathul Ilmi kini menjadi salah satu harapan baru motorsport Indonesia di level Asia Pasifik.
BACA JUGA
