Pengamanan Jumat Agung 2026 Berjalan Kondusif, Tokoh Agama Apresiasi Kinerja Polri di Sumatera Selatan

Jumat Agung
Personel gabungan TNI-Polri berjaga di gereja saat ibadah Jumat Agung 2026 di Sumatera Selatan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat dalam beribadah.

Gerbangkaltim.com, Palembang – Pelaksanaan ibadah Jumat Agung 2026 di wilayah Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Kondisi tersebut mendapat apresiasi luas dari berbagai tokoh agama yang menilai kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa aman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.

Keberhasilan pengamanan ini tidak terlepas dari strategi yang diterapkan oleh Polda Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Sandi Nugroho. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terpusat di Kota Palembang, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Sebanyak 2.671 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri dan TNI dikerahkan untuk mengamankan 404 gereja yang menjadi lokasi ibadah Jumat Agung. Penempatan personel dilakukan secara strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan lancar tanpa gangguan.

Di Kota Palembang, pengamanan dirasakan langsung oleh jemaat di berbagai gereja. Pimpinan Jemaat HKBP Palembang, Pdt. E. Manurung Nababan, menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang dinilai profesional dan humanis. Ia menegaskan bahwa ibadah dapat berlangsung dengan aman dan nyaman berkat kehadiran aparat di lapangan.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh panitia perayaan Paskah di Gereja Katedral Santa Maria serta Paroki Santo Yosef Palembang. Kehadiran langsung Kapolrestabes Palembang di lokasi ibadah menjadi bentuk perhatian serius dalam memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan.

Tidak hanya di ibu kota provinsi, rasa aman juga dirasakan oleh umat di daerah. Di Kabupaten Musi Rawas, Pastor Paroki Santa Maria Tugumulyo mengungkapkan bahwa kehadiran aparat kepolisian memberikan ketenangan bagi jemaat dalam mengikuti ibadah. Hal yang sama disampaikan oleh tokoh agama di Muara Enim dan Lahat yang mengapresiasi kesiapsiagaan aparat dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menyatakan bahwa apresiasi dari masyarakat menjadi indikator keberhasilan pengamanan sekaligus motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pelayanan.

“Pengamanan ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjamin kebebasan beribadah serta menjaga stabilitas keamanan di masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan situasi yang aman dan harmonis di wilayah Sumatera Selatan.

Keberhasilan pengamanan Jumat Agung 2026 ini semakin mempertegas komitmen aparat dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Polda Sumatera Selatan memastikan pengamanan akan terus berlanjut hingga seluruh rangkaian perayaan Paskah selesai, guna menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat.

Sumber: Polda Sumatera Selatan

Tinggalkan Komentar