Perdana di Porprov Kaltim, 84 Atlet Sepatu Roda Berlaga di Paser

PASER, Gerbangkaltim.com – Sebanyak 84 atlet sepatu roda dari enam kabupaten/kota di Kalimantan Timur ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 yang berlangsung di Kabupaten Paser, Selasa (3/11/2026). Kejuaraan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya cabang olahraga (cabor) sepatu roda resmi dipertandingkan dalam ajang Porprov Kaltim.

Selain sepatu roda, cabang olahraga skateboard juga turut mengawali rangkaian pertandingan Porprov VIII Kaltim 2026. Namun, dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur, empat daerah yakni Penajam Paser Utara (PPU), Bontang, Mahakam Ulu (Mahulu), dan Berau belum mengirimkan atlet untuk berlaga pada cabor sepatu roda.

Pembukaan pertandingan tersebut disambut antusias oleh Pemerintah Kabupaten Paser. Bupati Paser Fahmi Fadli melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Inayatullah, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Paser sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan cabor dalam Porprov tahun ini.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Inayatullah menyampaikan bahwa para atlet akan berkompetisi dalam dua divisi, yakni speed dan freestyle. Ia pun mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan pertandingan ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang telah diasah melalui latihan dan kerja keras.

“Kepada seluruh atlet agar mengikuti pertandingan dengan penuh semangat dan percaya diri, serta menunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan melalui latihan dan kerja keras,” kata Inayatullah.

Ia juga menegaskan bahwa kemenangan memang menjadi salah satu tujuan dalam setiap pertandingan. Namun, sportivitas harus tetap menjadi nilai utama yang dijunjung tinggi oleh seluruh atlet, baik saat meraih kemenangan maupun ketika menerima kekalahan.

Selain menyambut para atlet, Pemerintah Kabupaten Paser turut mengajak seluruh kontingen untuk mengenal potensi wisata dan kekayaan daerah selama berada di Bumi Daya Taka. Sejumlah destinasi yang dapat dikunjungi di antaranya Gunung Boga atau Bukit Embun serta wisata Keraton di Desa Belengkong. Para peserta juga diharapkan dapat menikmati beragam kuliner khas Kabupaten Paser.

Sementara itu, Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kalimantan Timur, Anton, mengatakan bahwa Porprov bukan sekadar agenda olahraga rutin empat tahunan. Lebih dari itu, ajang ini merupakan puncak dari perjuangan, kedisiplinan, serta latihan keras yang telah dijalani para atlet selama bertahun-tahun di daerah masing-masing.

Menurutnya, olahraga sepatu roda di Kalimantan Timur telah menunjukkan perkembangan dan mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional. Karena itu, keikutsertaan dalam Porprov VIII Kaltim 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya mampu memperkuat Kalimantan Timur pada ajang yang lebih tinggi.

“Cabang olahraga sepatu roda Kalimantan Timur telah menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Melalui Porprov VIII Kaltim 2026, diharapkan dapat lahir atlet-atlet potensial yang mampu melanjutkan prestasi tersebut pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang,” ujarnya.

Anton pun berpesan agar seluruh atlet memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menampilkan kemampuan terbaik. Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama pertandingan berlangsung.

Dengan dipertandingkannya sepatu roda untuk pertama kalinya dalam sejarah Porprov Kaltim, ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga menjadi langkah penting dalam pembinaan dan pengembangan atlet sepatu roda di Kalimantan Timur. (adv)

Tinggalkan Komentar