Menjamin Kebutuhan 14 Ribu Tamu Porprov, Perumdam Paser Siapkan Pasokan 2,8 Juta Liter Air per Hari

PASER , Gerbangkaltim.com – Di balik persiapan arena pertandingan dan pemondokan atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026, terdapat kebutuhan mendasar yang tak kalah penting untuk diperhatikan, yakni ketersediaan air bersih.

Ribuan atlet, ofisial, dan tamu pendukung yang diperkirakan datang ke Kabupaten Paser tentu membutuhkan pasokan air bersih selama berada di daerah ini. Jumlahnya diperkirakan mencapai 14.000 orang selama pelaksanaan Porprov pada 14–27 November 2026.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Tirta Kandilo. Perusahaan penyedia layanan air bersih milik daerah ini mulai menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan air selama perhelatan olahraga tingkat provinsi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Kandilo, Paulus Margita, mengatakan ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting yang harus dipastikan terpenuhi, baik untuk peserta Porprov maupun masyarakat setempat.

Berdasarkan estimasi kebutuhan, setiap orang diperkirakan memerlukan sekitar 200 liter air per hari. Jika dikalikan dengan perkiraan jumlah 14.000 orang, kebutuhan air bersih dapat mencapai 2,8 juta liter atau setara 2.800 meter kubik setiap harinya.

“Kalau dihitung dalam kapasitas aliran, kebutuhannya sekitar 32,41 liter per detik,” kata Paulus, Selasa  (03/11/2026).

Untuk menghadapi kebutuhan tersebut, Perumdam Tirta Kandilo telah menyiapkan skenario operasional dengan memperhitungkan kemampuan produksi serta kondisi pasokan listrik dari PLN.

Pasalnya, kelancaran pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung operasional instalasi pengolahan air dan proses distribusi kepada pelanggan.

Paulus menjelaskan, apabila pasokan listrik PLN berjalan normal tanpa gangguan, kapasitas produksi air bersih Perumdam Tirta Kandilo mampu mencapai 290 liter per detik.

Dengan kemampuan produksi tersebut, kebutuhan air untuk venue pertandingan dan pemondokan atlet diperkirakan dapat terlayani. Di saat bersamaan, pelayanan air bersih bagi masyarakat juga tetap diupayakan berjalan normal.

Meski kapasitas produksi dinilai mencukupi, Perumdam tidak ingin mengabaikan kemungkinan terjadinya gangguan pasokan listrik yang dapat berdampak pada proses pengolahan dan distribusi air.

Karena itu, koordinasi dengan PLN menjadi salah satu langkah antisipasi yang dilakukan. Perumdam Tirta Kandilo bahkan telah mengirimkan surat kepada PLN pada 20 Oktober 2026 agar pasokan listrik tetap terjaga selama pelaksanaan Porprov.

Perhatian khusus diberikan pada wilayah Sangkuriman yang menjadi lokasi instalasi pengolahan air (IPA) dan intake air baku milik Perumdam Tirta Kandilo.

“Kami sudah menyampaikan surat kepada PLN pada 20 Oktober lalu agar selama Porprov nanti tidak ada pemadaman listrik yang dapat mengganggu proses produksi air bersih,” ungkap Paulus.

Bagi Perumdam Tirta Kandilo, kesiapan menghadapi Porprov bukan sekadar memastikan air mengalir ke lokasi pertandingan dan tempat tinggal atlet. Lebih dari itu, pelayanan kepada masyarakat sebagai pelanggan tetap juga harus berjalan beriringan dengan kebutuhan tambahan selama kegiatan berlangsung.

Pasokan air bersih menjadi bagian dari infrastruktur dasar yang turut menentukan kenyamanan ribuan orang selama berada di Kabupaten Paser.

Melalui perencanaan kapasitas produksi dan koordinasi dengan PLN, Perumdam Tirta Kandilo berupaya memastikan kebutuhan tersebut dapat terpenuhi sehingga pelaksanaan Porprov VIII Kaltim berlangsung lancar tanpa terganggu persoalan ketersediaan air bersih. (adv)

Tinggalkan Komentar