Perempuan PLN Kaltimra Tampil di Garda Depan, Jaga Keandalan Listrik di Kaltim dan Kaltara

PLN
Garda terdepan pelayanan pelanggan. Melalui Contact Center 123 Site Balikpapan, para srikandi PLN memastikan setiap keluhan dan kebutuhan informasi masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terlayani dengan responsif dan solutif selama 24 jam.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan — Peran perempuan dalam sektor energi semakin terlihat nyata, termasuk di lingkungan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra). Di balik stabilnya pasokan listrik di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, terdapat kontribusi signifikan para perempuan yang terlibat langsung dalam operasional hingga pelayanan pelanggan.

Semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini kini tercermin dalam kiprah perempuan PLN yang hadir di berbagai lini strategis. Mereka tidak hanya berperan sebagai pendukung, tetapi juga menjadi pengambil keputusan dan pemimpin unit operasional.

Salah satu figur yang menonjol adalah Sri Wahyuningsih, yang memimpin Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bontang. Di kota industri dengan kebutuhan listrik tinggi, ia memastikan pasokan listrik tetap stabil, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan sektor industri maupun masyarakat.

Menurutnya, tantangan di wilayah industri menuntut ketepatan dan keandalan tinggi dalam pengelolaan listrik. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan di sektor energi adalah bukti bahwa kompetensi profesional tidak ditentukan oleh gender.

“Listrik di kawasan industri harus selalu andal. Ini bukan sekadar layanan, tetapi penopang utama aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Di wilayah lain, tepatnya di ibu kota Kalimantan Utara, peran strategis juga dijalankan oleh Dara Amelia Ula sebagai Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Selor. Dengan kondisi geografis yang menantang, ia bersama tim memastikan distribusi listrik tetap terjaga dan mampu menjangkau masyarakat secara optimal.

Dara menilai bahwa tanggung jawab operasional di daerah dengan keterbatasan infrastruktur justru memberikan makna lebih dalam terhadap pelayanan publik. Keberhasilan menghadirkan listrik yang andal menjadi ukuran nyata dari kerja keras tim di lapangan.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa keterlibatan perempuan di berbagai lini operasional merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan layanan kelistrikan yang adaptif dan berkelanjutan.

Ia menyebutkan bahwa perempuan memiliki peran penting mulai dari perencanaan sistem, distribusi energi, hingga pelayanan pelanggan. PLN, lanjutnya, terus mendorong pengembangan kompetensi seluruh pegawai tanpa membedakan gender, guna memastikan setiap individu dapat berkontribusi secara maksimal.

Dengan semakin banyaknya perempuan yang mengambil peran strategis, PLN UID Kaltimra tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap lingkungan kerja yang inklusif. Kehadiran perempuan di sektor energi menjadi simbol transformasi sekaligus bukti bahwa kesetaraan membuka peluang bagi inovasi dan peningkatan kualitas layanan.

Sumber: Humas PLN UID Kaltimra

Tinggalkan Komentar