Pertamina EP Sangasanga Field Fasilitasi Kunjungan Mahasiswa STT Migas, Perkuat Kompetensi SDM Energi

Pertamina EP Sangasanga Field
Mahasiswa STT Migas Balikpapan melakukan kunjungan lapangan di Pertamina EP Sangasanga Field untuk mempelajari langsung proses operasional hulu migas dan penerapan standar keselamatan kerja.

Gerbangkaltim.com, Sangasanga — Komitmen penguatan sumber daya manusia (SDM) di sektor energi kembali ditegaskan PT Pertamina EP melalui kegiatan kunjungan edukatif mahasiswa STT Migas Balikpapan ke wilayah operasional Sangasanga Field, Kalimantan Timur. Sebanyak 74 mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan bersama dosen pendamping berkesempatan melihat langsung proses kerja industri hulu migas di lapangan.

Kegiatan yang berlangsung di Wisma Ria Sangasanga ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa yang saat ini memasuki tahun ketiga perkuliahan. Mereka diperkenalkan pada berbagai fasilitas produksi, mulai dari sumur minyak, tangki pemisah minyak dan air, tangki penyimpanan minyak mentah, hingga fasilitas water injection yang menjadi bagian penting dalam menjaga tekanan reservoir.

Assistant Manager Petroleum Engineer Sangasanga Field, Ivan Oriza Sativa, menyampaikan bahwa kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan adaptif.

“Industri migas membutuhkan SDM yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika lapangan. Kegiatan seperti ini menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan dunia kerja,” ujarnya.

Sebelum memasuki area operasional, seluruh peserta diwajibkan mengikuti prosedur keselamatan, mulai dari registrasi, pemeriksaan kesehatan (daily check up), hingga safety briefing. Hal ini menjadi bagian dari implementasi standar Health, Safety, and Environment (HSE) yang menjadi prioritas utama dalam industri migas.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil perusahaan serta diskusi interaktif. Para mahasiswa terlihat antusias dalam sesi tanya jawab yang membahas alur produksi minyak dari sumur hingga stasiun pengumpul.

Dosen pembimbing STT Migas Balikpapan, Markus Lumbaa, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan. Ia berharap kerja sama antara dunia pendidikan dan industri dapat terus diperkuat melalui program kunjungan, magang, hingga penelitian bersama.

Salah satu mahasiswa, Achmad Haydir, mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia kerja. Menurutnya, observasi langsung di lapangan memberikan perspektif yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas.

Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan dan mencetak talenta energi masa depan.

Melalui program edukatif seperti ini, Pertamina tidak hanya berfokus pada produksi energi, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan industri migas nasional.

Sumber: PT Pertamina Hulu Indonesia

Tinggalkan Komentar