Pertamina RU V Balikpapan Raih 4 Penghargaan EPSA 2026, Inovasi Hemat Energi hingga Konservasi Bekantan Penulisan
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan meraih empat penghargaan dalam ajang Eco-Tech Pioneer & Sustainability Award (EPSA) 2026. Empat penghargaan tersebut terdiri dari dua kategori Gold dan dua kategori Silver.
Penghargaan itu diberikan atas berbagai inovasi dan program perusahaan di bidang efisiensi energi dan air, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan ekosistem.
General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, Novie Handoyo Anto, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjadikan inovasi dan keberlanjutan sebagai bagian dari perjalanan perusahaan,” kata Anto, Senin (31/8/2026).
Menurut dia, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian operasional, tetapi juga dari manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat dan lingkungan.
Dalam ajang EPSA 2026, Pertamina RU V Balikpapan meraih Gold – Green Power Innovation, Gold – Hydro Smart Innovation, Silver – Community Development, dan Silver – Ecosystem Protection.
Salah satu penghargaan Gold diraih melalui inovasi pada unit penghasil hidrogen.
Inovasi tersebut mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi dalam proses operasional kilang dan berhasil menghilangkan konsumsi steam sebesar 11.960 kilogram per jam.
Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi dalam kegiatan operasional kilang.
Sementara itu, penghargaan Gold – Hydro Smart Innovation diraih melalui program AQUA-SAVE. Program ini dikembangkan untuk memperkuat pemantauan dan pengawasan sistem transfer air sekaligus mengurangi potensi kehilangan air.
AQUA-SAVE tidak hanya
berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Program tersebut juga berkontribusi terhadap sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama yang berkaitan dengan akses air bersih dan sanitasi, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penanganan perubahan iklim.
Pada kategori pemberdayaan masyarakat, Pertamina RU V Balikpapan memperoleh Silver – Community Development melalui program Kampung Iklim (ProKlim) yang dikembangkan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan.
Program tersebut mencakup pengelolaan sampah, penghijauan, ketahanan pangan, ekonomi sirkular, hingga peningkatan kapasitas masyarakat.
Melalui program itu, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut berperan sebagai penggerak dalam menjaga lingkungan dan membangun kemandirian secara berkelanjutan.
Penghargaan keempat, Silver – Ecosystem Protection, diraih melalui program Pemulihan Habitat Bekantan dan Penggerak Ekonomi Lokal di Sekitar DAS Tunan.
Program tersebut menggabungkan upaya pemulihan habitat dan vegetasi dengan pelibatan masyarakat dalam kegiatan konservasi.
Selain menjaga keanekaragaman hayati, program itu juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran serta kapasitas masyarakat dalam menjaga ekosistem. Kegiatan konservasi sekaligus diupayakan memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah program.
Dengan pendekatan tersebut, Pertamina berupaya agar pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang mengatakan, capaian tersebut menjadi pijakan perusahaan untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi yang tidak hanya menjawab kebutuhan operasional, tetapi juga menciptakan nilai bersama untuk operasional yang semakin efisien, lingkungan yang semakin terjaga, dan masyarakat yang semakin berdaya,” ujar Dodi.
Empat penghargaan EPSA 2026 tersebut sekaligus menunjukkan upaya Pertamina RU V Balikpapan dalam mengintegrasikan aspek efisiensi, inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan lingkungan ke dalam kegiatan operasional perusahaan.
BACA JUGA
