PLN UPP KLT 3 Latih Pegawai Hadapi Kebakaran Sejak Dini

PLN UPP KLT 3
Petugas keamanan PLN UPP KLT 3 mempraktikkan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api dalam Pelatihan Penanggulangan Kebakaran dan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran di halaman Kantor PLN UPP KLT 3, Samarinda, Senin (25/5).

Gerbangkaltim.com, Samarinda – Upaya membangun budaya keselamatan kerja terus diperkuat PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT). Melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3), PLN menggelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran dan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran bagi pegawai dan karyawan di lingkungan kerja.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor PLN UPP KLT 3, Samarinda, ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat.

Pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman teori mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam menghadapi risiko kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Para peserta mendapatkan materi tentang sumber-sumber pemicu kebakaran, langkah pencegahan, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga prosedur evakuasi yang aman dan sesuai standar keselamatan.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa keselamatan kerja harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas pekerjaan, khususnya di sektor kelistrikan yang memiliki risiko tinggi.

“Keselamatan harus menjadi kebiasaan dalam bekerja, bukan hanya dipahami saat mengikuti pelatihan. Kami ingin seluruh pegawai memiliki keberanian dan kemampuan mengambil tindakan yang tepat sesuai standar operasional ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Basuki.

Menurutnya, kemampuan mengenali potensi bahaya sejak dini menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan meminimalkan dampak ketika kondisi darurat terjadi.

Basuki menambahkan bahwa keberhasilan sebuah proyek tidak hanya diukur dari hasil pekerjaan, tetapi juga dari bagaimana proses pekerjaan tersebut dapat berlangsung secara aman bagi seluruh pekerja.

Sementara itu, Manager PLN UPP KLT 3, Junaedi, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan inisiatif bidang K3L PLN UPP KLT 3 guna memperkuat kesiapan pegawai dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja.

“Kepanikan sering menjadi tantangan pertama saat kebakaran terjadi. Melalui pelatihan ini, pegawai dilatih untuk mengetahui langkah yang harus dilakukan, siapa yang harus dihubungi, dan bagaimana menyelamatkan diri serta orang lain secara aman,” jelasnya.

Selain menerima materi dari instruktur, peserta juga mengikuti praktik langsung penggunaan APAR dan simulasi evakuasi sehingga memahami secara nyata proses penanganan kebakaran di lokasi kerja.

PLN berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh pegawai terhadap pentingnya budaya keselamatan kerja, sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi berbagai situasi darurat.

Ke depan, PLN UIP KLT akan terus mengintensifkan penerapan K3 di seluruh unit kerja guna mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Timur.

Sumber: PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT)

Tinggalkan Komentar