Polda Kaltim Edukasi Warga Bijak Bermedsos Lewat Talkshow
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Upaya meningkatkan literasi digital di tengah maraknya kejahatan siber terus digencarkan Polda Kalimantan Timur. Melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas), Polda Kaltim menggelar talkshow bertajuk “Ngobrol Pintar (Ngopi): Bijak Bermedsos, Aman dari Kejahatan Siber” sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Studio Balikpapan TV (BTV), Jalan Soekarno Hatta Km 3,5 ini menghadirkan narasumber dari Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Kaltim, IPDA Ibrahim, serta dipandu oleh host BTV, Lili Hariyanti. Talkshow ini menjadi ruang diskusi terbuka terkait ancaman kejahatan digital yang semakin kompleks.
Dalam pemaparannya, IPDA Ibrahim menekankan bahwa kejahatan siber memiliki karakteristik yang berbeda dibanding kejahatan konvensional. Selain bersifat lintas negara, kejahatan ini juga tidak melibatkan kekerasan fisik secara langsung, namun berdampak besar terhadap korban, terutama dari sisi finansial dan keamanan data pribadi.
“Banyak masyarakat masih kurang waspada saat beraktivitas di dunia digital. Padahal, modus kejahatan siber semakin beragam dan canggih,” ujarnya.
Ia mencontohkan salah satu modus yang kerap terjadi adalah penipuan online, termasuk skema transaksi segitiga dalam jual beli kendaraan. Selain itu, ancaman phishing dan peretasan akun juga menjadi kasus yang sering dilaporkan.
Menurutnya, pelaku kejahatan biasanya memanfaatkan kelengahan korban, seperti mengklik tautan mencurigakan atau mengakses situs palsu yang menyerupai platform resmi.
Untuk itu, masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial maupun platform digital lainnya. Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain tidak sembarangan membuka link yang tidak dikenal, memastikan keaslian alamat situs, serta rutin mengganti kata sandi akun.
Penggunaan fitur keamanan tambahan seperti verifikasi dua langkah juga dinilai penting untuk melindungi akun dari potensi peretasan. Selain itu, pengguna disarankan melakukan pemindaian perangkat secara berkala menggunakan aplikasi antivirus.
“Jika sudah menjadi korban, segera lakukan pengamanan akun dengan mengganti password dan laporkan ke pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” jelasnya.
Kegiatan talkshow ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari pemirsa. Melalui program “Ngopi” ini, Bidhumas Polda Kaltim berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan digital serta mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas dan bertanggung jawab.
Langkah edukatif ini juga menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk meminimalkan risiko kejahatan siber di tengah masyarakat.
Sumber: Polda Kalimantan Timur
BACA JUGA
