PT KKT Bagikan Masker dan Vitamin, Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) membagikan masker dan vitamin kepada para pemangku kepentingan yang beraktivitas di kawasan terminal sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan pekerja, pengguna jasa, dan stakeholder yang setiap hari menjalankan aktivitas di lingkungan terminal.

Selain membagikan masker, PT KKT menyediakan vitamin, di antaranya vitamin C dan D, untuk mendukung pemeliharaan kondisi kesehatan para penerima bantuan.

Direktur Utama PT KKT, Kalbar Yanto, mengatakan aspek kesehatan dan keselamatan menjadi perhatian perusahaan di tengah kondisi udara yang berpotensi terdampak kabut asap.

“Bagi kami, menjaga kelancaran operasional tidak terlepas dari perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan orang-orang yang beraktivitas di lingkungan terminal. Melalui pembagian masker dan vitamin ini, kami ingin mengambil langkah nyata untuk membantu stakeholder mengantisipasi dampak kabut asap,” kata Kalbar Yanto, Rabu (28/10/2026).

Menurut dia, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan partikel di udara. Namun, perlindungan terhadap dampak kabut asap tetap membutuhkan kewaspadaan dan penerapan langkah kesehatan lainnya.

Kalbar juga mengajak seluruh stakeholder untuk memantau kondisi lingkungan dan mengikuti imbauan yang dikeluarkan instansi berwenang apabila kualitas udara mengalami penurunan.

“Penanganan dampak karhutla membutuhkan kesadaran dan peran bersama. Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan,” ujarnya.

Salurkan Bantuan ke BPBD
Selain pembagian masker di lingkungan terminal, PT KKT juga menyerahkan bantuan masker kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan perlindungan masyarakat maupun petugas di lapangan dalam menghadapi potensi dampak kabut asap.

Kalbar mengatakan sinergi dengan pemerintah dan instansi terkait diperlukan agar penanganan dampak karhutla dapat dilakukan secara lebih luas.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung upaya bersama dalam menghadapi dampak kabut asap. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan seluruh stakeholder sangat penting agar langkah antisipasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.

PT KKT mengimbau seluruh stakeholder yang beraktivitas di kawasan terminal untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan menggunakan masker sesuai dengan tingkat risiko paparan.

Kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap gangguan akibat kabut asap juga diminta memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatan dan segera mengikuti arahan instansi berwenang apabila kondisi udara memburuk.

Melalui langkah tersebut, PT KKT menegaskan komitmennya untuk ikut mendukung upaya pencegahan dan perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah serta stakeholder dalam menghadapi dampak karhutla.

Tinggalkan Komentar