Ratusan Jemaah Padati Lapangan Makodam VI/Mulawarman, Idulfitri 1447 H Berlangsung Khidmat di Balikpapan
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Makodam VI/Mulawarman, Sabtu (21/03/2026). Ratusan jemaah yang terdiri dari prajurit TNI, keluarga besar Kodam, serta masyarakat sekitar memadati lokasi sejak pagi hari untuk menunaikan ibadah bersama.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.10 WITA tersebut mengangkat tema “Sucikan Hati dengan Dzikir, Curahkan Hati dengan Pikir, Teruslah Bersyukur dengan Menebar Senyuman.” Pelaksanaan Salat Id berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan di hari kemenangan.
Sejumlah pejabat utama Kodam VI/Mulawarman turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasdam Brigjen TNI Andy Setyawan, Irdam Brigjen TNI Unang Sudargo, serta Kapok Sahli Brigjen TNI Deni Sukwara. Selain itu, hadir pula Ketua Persit KCK PD VI/Mulawarman Ny. Syanti Krido Pramono beserta jajaran, serta masyarakat di lingkungan sekitar Makodam.
Dalam sambutannya, Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, menegaskan bahwa Idulfitri merupakan momentum untuk kembali kepada kesucian setelah menjalani ibadah Ramadan. Ia mengajak seluruh jemaah untuk membuka pintu maaf dan meninggalkan sifat-sifat negatif seperti iri hati dan prasangka buruk.
“Momentum Idulfitri hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk membersihkan hati serta memperkuat nilai kasih sayang dan persaudaraan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pangdam berharap nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama Ramadan dapat terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai abdi negara.
Bertindak sebagai imam dalam Salat Id adalah Ustaz Hamka dari LPTQ Kota Balikpapan, sementara khutbah disampaikan oleh Maharuddin. Dalam khutbahnya, ia mengangkat filosofi ketupat sebagai simbol Idulfitri, yang mencerminkan perjalanan manusia dalam memperbaiki diri.
Ia menjelaskan bahwa anyaman ketupat melambangkan kompleksitas kesalahan manusia, sementara isi putih di dalamnya menggambarkan hati yang kembali bersih setelah saling memaafkan. Selain itu, ia juga mengajak jemaah untuk menjaga kesucian dalam tiga aspek, yaitu jiwa, harta, dan hubungan antarsesama.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan saling bermaafan antara pimpinan, prajurit, serta masyarakat yang hadir. Momen tersebut memperkuat kebersamaan dan soliditas di lingkungan Kodam VI/Mulawarman.
Pelaksanaan Salat Idulfitri yang berlangsung aman dan tertib ini diharapkan menjadi titik awal bagi seluruh personel untuk kembali menjalankan tugas dengan semangat baru serta komitmen yang lebih kuat dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sumber: Pendam VI/Mulawarman
BACA JUGA
