Satops Patnal Dikukuhkan, Lapas Banjarmasin Perkuat Pengawasan Internal
Banjarmasin, Gerbangkaltim.com — Sebanyak 65 petugas resmi dikukuhkan sebagai anggota Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) dalam kegiatan serentak yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan.
Pengukuhan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan internal di seluruh satuan kerja pemasyarakatan, termasuk di
Lapas Kelas IIA Banjarmasin.
Di Lapas Banjarmasin, empat petugas yang tergabung dalam Satops Patnal yakni Bahrul Ilmi, Faris Abiyyu Ramadhan, Muhammad Iqbal, dan Saripudin.
Kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan terhadap standar operasional sekaligus menjaga ketertiban pelaksanaan tugas di lapangan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Mulyadi dalam arahannya menegaskan bahwa Satops Patnal memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas institusi pemasyarakatan.
“Petugas Satops Patnal harus bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Senada dengan itu, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Isnandar, menyebut pembentukan Satops Patnal merupakan instrumen penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan.
“Penguatan ini memungkinkan pengawasan yang lebih efektif dan terukur, sekaligus mencegah potensi pelanggaran sejak dini,” kata Isnandar.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh pelaksanaan tugas Satops Patnal di lingkungan lapas yang dipimpinnya.
“Dengan hadirnya Satops Patnal, pengawasan internal di Lapas Banjarmasin menjadi lebih terstruktur dan responsif. Ini membantu kami memastikan setiap kegiatan berjalan tertib, sesuai prosedur, dan profesional,” ujar Herriansyah.
Ia menambahkan, penguatan fungsi pengawasan tidak hanya berdampak pada peningkatan disiplin petugas, tetapi juga berkontribusi terhadap kualitas pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan.
“Pada akhirnya, ini akan mendorong terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mampu memberikan pelayanan yang optimal,” katanya.
Pengukuhan Satops Patnal ini diharapkan menjadi momentum bagi Lapas Banjarmasin untuk terus memperkuat budaya kerja yang disiplin, transparan, dan berintegritas, seiring dengan upaya peningkatan kualitas tata kelola pemasyarakatan.
BACA JUGA
