Semarak Kebersamaan di Balik Jeruji, Lapas Banjarmasin Gelar Pekan Olahraga dan Seni
Banjarmasin, Gerbangkaltim.com — Suasana berbeda terasa di Lapas Kelas IIA Banjarmasin terlihat lebih semarak. Di balik tembok tinggi yang identik dengan pembatas, hari itu justru dipenuhi warna, semangat, dan kebersamaan.
Pekan Olahraga dan Seni dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 resmi dibuka, menghadirkan nuansa hangat antara petugas dan warga binaan. Rabu (8/4/2026).
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah. Seluruh petugas dan warga binaan tampak hadir dengan antusias, menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Parade dari masing-masing blok hunian menjadi salah satu momen yang paling mencuri perhatian. Dengan penuh kreativitas, setiap kelompok menampilkan identitasnya masing-masing. Warna-warni atribut, yel-yel, dan kekompakan peserta menciptakan suasana yang meriah sekaligus sarat makna kebersamaan.
Tak hanya seremoni, pertandingan olahraga langsung digelar sebagai pembuka, diawali dengan laga voli antara tim petugas dan warga binaan. Sorak sorai penonton menggema di sekitar lapangan, mengiringi jalannya pertandingan yang berlangsung penuh semangat.
Di tengah pertandingan, sekat antara petugas dan warga binaan terasa mencair. Mereka bermain dalam satu lapangan, berbagi tawa, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Salah seorang warga binaan, Dayat, mengungkapkan kegembiraannya dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, momen seperti ini menjadi pengalaman berharga selama menjalani masa pembinaan.
“Jarang ada suasana seperti ini. Kami bisa berinteraksi lebih dekat dengan petugas. Rasanya lebih semangat dan ada kebersamaan,” ujarnya.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari proses pembinaan yang humanis.
“Pekan olahraga dan seni ini kami selenggarakan sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan, membangun solidaritas, dan menumbuhkan semangat positif di antara seluruh warga lapas,” kata Akhmad Herriansyah dalam sambutannya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi warga binaan untuk menyalurkan bakat dan potensi yang dimiliki.
“Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih inklusif, di mana warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan pembinaan yang bermakna dan membangun,” ujarnya.
Pekan Olahraga dan Seni ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Setiap tahunnya, momentum ini dimanfaatkan untuk merefleksikan peran pemasyarakatan sekaligus memperkuat komitmen dalam menciptakan sistem yang lebih humanis.
Di Lapas Banjarmasin, peringatan tersebut diterjemahkan dalam kegiatan yang sederhana namun berdampak. Lewat olahraga dan seni, ruang interaksi dibuka, jarak dipersempit, dan semangat kebersamaan ditumbuhkan, menghadirkan wajah lain dari kehidupan di dalam lapas.
BACA JUGA
