Siaga Idulfitri 1447 H, PLN UID Kaltimra Kerahkan 1.210 Personel Jaga Keandalan Listrik

PLN siaga Idulfitri
Petugas PLN UID Kaltimra melakukan pengecekan peralatan kelistrikan dalam rangka kesiapsiagaan menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Menyambut momen Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Sebanyak 1.210 personel disiagakan selama periode Siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang berlangsung mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya PLN dalam menjamin kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan hingga perayaan Idulfitri, khususnya di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara matang, mulai dari sistem kelistrikan, kesiapan personel, hingga dukungan peralatan di lapangan.

“PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan Idulfitri dengan nyaman. Seluruh sistem telah kami siapkan dalam kondisi optimal,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Selama periode siaga RAFI, PLN UID Kaltimra melakukan pengamanan kelistrikan di 161 lokasi prioritas yang tersebar di berbagai wilayah. Lokasi tersebut mencakup 43 masjid, terdiri dari 11 masjid raya dan 32 masjid prioritas, serta sejumlah fasilitas umum dan transportasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Dari sisi pasokan, kondisi kelistrikan di wilayah Kaltim dan Kaltara dipastikan dalam keadaan aman. PLN memproyeksikan beban puncak mencapai 804,8 megawatt (MW) dengan daya mampu sebesar 976,6 MW. Dengan demikian, tersedia cadangan daya sekitar 171,8 MW, yang dinilai cukup untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik selama Idulfitri.

Untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan, PLN juga menyiagakan personel di 95 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah operasional. Selain itu, sejumlah peralatan pendukung turut disiapkan, di antaranya 29 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 37 unit gardu bergerak (UGB), serta 13 unit kabel bergerak (UKB/UKKB).

Dukungan mobilitas petugas juga diperkuat dengan penyediaan 2 unit crane, 87 kendaraan operasional, serta 62 sepeda motor operasional guna mempercepat penanganan gangguan di lapangan.

Tak hanya itu, PLN UID Kaltimra juga memperhatikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik. Hingga saat ini, telah tersedia 77 unit stasiun pengisian kendaraan listrik (EV charger) di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara untuk mendukung mobilitas masyarakat selama arus mudik dan libur Lebaran.

Chaliq menambahkan, proyeksi beban puncak saat Idulfitri diperkirakan mengalami penurunan sekitar 0,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan berkurangnya aktivitas industri dan perkantoran selama masa libur.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna mempermudah akses layanan kelistrikan, mulai dari pelaporan gangguan hingga pengajuan layanan baru.

“Petugas kami siaga 24 jam. Masyarakat dapat melaporkan kendala kelistrikan melalui PLN Mobile agar segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

Sumber: PT PLN (Persero) UID Kaltimra

Tinggalkan Komentar