Disnaker Balikpapan Gandeng GAPKI Kaltim, Job Fair Industri Sawit 2026 Dibuka Awal Agustus Dengan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan mendukung penyelenggaraan Job Fair Industri Kelapa Sawit 2026 yang digelar Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Timur sebagai upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya tenaga kerja lokal.
Bursa kerja tersebut akan berlangsung pada 6–7 Agustus 2026 di Platinum Hotel Convention Hall Balikpapan dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan 9th Borneo Palm Oil Forum 2026.
Sejumlah perusahaan anggota GAPKI dipastikan membuka berbagai lowongan pekerjaan untuk beragam bidang dan jenjang jabatan, termasuk bagi lulusan baru (fresh graduate).
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, Adamin Siregar mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalimantan Timur, Dedy Aspian Nur, agar perusahaan peserta memberikan prioritas yang lebih besar kepada tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Menurut Adamin, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan di sektor perkebunan kelapa sawit yang terus berkembang di Kalimantan.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha merupakan langkah strategis dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Kami mengapresiasi dukungan GAPKI Kalimantan Timur beserta perusahaan anggotanya yang berpartisipasi dalam Job Fair ini,” ujar Adamin, Selasa (21/7/2026).
Ia berharap momentum tersebut mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memberikan manfaat langsung dari pertumbuhan industri kelapa sawit di Kalimantan Timur.
“Kami berharap perusahaan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada tenaga kerja lokal Kalimantan Timur yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri, sehingga manfaat pertumbuhan sektor kelapa sawit dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” katanya.
Disnaker Balikpapan juga mengajak para pencari kerja memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperoleh peluang karier di industri kelapa sawit. Selain masyarakat umum, kesempatan itu juga terbuka bagi lulusan baru yang ingin memulai karier di sektor perkebunan.
Untuk mengikuti proses rekrutmen, pelamar diwajibkan melakukan registrasi secara daring melalui QR Code yang disediakan panitia penyelenggara. Hanya peserta yang telah menyelesaikan pendaftaran secara online yang dapat mengikuti tahapan seleksi sesuai mekanisme masing-masing perusahaan.
Melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Job Fair Industri Kelapa Sawit 2026, Disnaker Balikpapan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dapat terus diperkuat guna menekan angka pengangguran, meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, serta memenuhi kebutuhan sumber daya manusia bagi industri kelapa sawit di Kalimantan Timur. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
