Tenis Meja Jadi Rutinitas Pagi Warga Binaan Lapas Banjarmasin untuk Jaga Kebugaran dan Disiplin
Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Suasana pagi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin dimanfaatkan warga binaan untuk berolahraga tenis meja, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara bergantian itu menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian guna menjaga kesehatan fisik sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat selama menjalani masa pidana.
Dengan penuh semangat, warga binaan saling bergantian memainkan olahraga tersebut di area yang telah disediakan.
Selain menjaga kebugaran, aktivitas ini juga menjadi sarana rekreasi yang membantu mengurangi kejenuhan sehingga mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dengan kondisi fisik dan mental yang lebih baik.
Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Muhammad Ansyari mengatakan, olahraga rutin merupakan bagian dari pembinaan yang diberikan kepada warga binaan untuk menunjang kesehatan jasmani maupun rohani.
“Kami memfasilitasi kegiatan olahraga sebagai salah satu aktivitas positif bagi warga binaan. Selain mengisi waktu di pagi hari, olahraga juga membantu menjaga kebugaran tubuh, mengurangi kejenuhan, dan membentuk pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.
Salah seorang warga binaan berinisial F mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, tenis meja menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan.
“Bermain tenis meja membuat badan terasa lebih segar dan pikiran lebih rileks. Kami juga bisa mengisi waktu dengan kegiatan yang positif sehingga suasana pembinaan menjadi lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah menegaskan, pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan dan kepribadian, tetapi juga memperhatikan kesehatan warga binaan melalui berbagai kegiatan olahraga yang dilaksanakan secara rutin.
“Olahraga merupakan bagian penting dari proses pembinaan. Kami ingin warga binaan tetap sehat, memiliki semangat menjalani program pembinaan, serta membangun kebiasaan hidup yang disiplin dan produktif. Harapannya, nilai-nilai positif yang diperoleh selama berada di Lapas dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Akhmad Herriansyah.
Lapas Kelas IIA Banjarmasin terus mengoptimalkan berbagai program pembinaan yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup warga binaan.
Melalui kegiatan olahraga yang dilaksanakan secara berkelanjutan, pihak lapas berharap tercipta lingkungan pembinaan yang sehat, kondusif, dan humanis, sekaligus mendukung proses pembentukan karakter warga binaan agar siap kembali berperan positif di masyarakat.
BACA JUGA
