TMMD ke-127 Kodim 0912/Kutai Barat Resmi Ditutup, Infrastruktur Desa dan Program Sosial Rampung Dilaksanakan

TMMD ke-127 Kutai Barat
Danrem 091/Aji Surya Natakesuma Brigjen TNI Anggara Sitompul memimpin upacara penutupan Program TMMD ke-127 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0912/Kutai Barat yang berhasil menyelesaikan berbagai pembangunan infrastruktur desa serta kegiatan sosial bagi masyarakat.

Gerbangkaltim.com, Kutai Barat – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0912/Kutai Barat resmi berakhir setelah berjalan selama satu bulan. Penutupan kegiatan tersebut ditandai dengan upacara resmi yang digelar pada Rabu, 11 Maret 2026.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI dari Brigif TP 85/BTC dan Yonif TP 827/MCY, perwakilan Polri, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan warga setempat.

Dalam amanat Pangdam yang dibacakan Danrem, disebutkan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Program ini juga bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui TMMD diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa sebagai fondasi kekuatan bangsa,” ujar Brigjen TNI Anggara Sitompul saat menyampaikan amanat tersebut.

Selama kurang lebih 30 hari pelaksanaan, Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat berhasil menyelesaikan berbagai program pembangunan, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik. Untuk sasaran fisik utama, pembangunan meliputi semenisasi jalan sepanjang 475 meter dengan lebar 4 meter, pembukaan badan jalan sepanjang 3,5 kilometer, serta pembangunan satu unit jembatan kayu guna meningkatkan akses transportasi masyarakat.

Selain itu, terdapat pula sasaran tambahan berupa pembangunan 10 unit sumur bor guna mendukung ketersediaan air bersih bagi warga, rehabilitasi enam unit rumah tidak layak huni, pembangunan delapan unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), pembukaan lahan pangan seluas satu hektare, serta penanaman 500 batang pohon untuk mendukung kelestarian lingkungan.

Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, program TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Di antaranya penanganan stunting melalui pembagian paket sembako, pelaksanaan sunatan massal bagi anak-anak, penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, serta penyuluhan mengenai bela negara dan wawasan kebangsaan.

Dengan selesainya program TMMD ke-127 ini, diharapkan seluruh fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun dapat dijaga serta dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian desa sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah Kutai Barat.

Sumber: Pendim 0912/Kutai Barat

Tinggalkan Komentar