Transaksi SPKLU PLN Kaltimra Melonjak 118 Persen Saat Lebaran 2026, Kendaraan Listrik Makin Diminati Pemudik
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Tren penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) terus menunjukkan peningkatan signifikan, terutama selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Hal ini tercermin dari lonjakan transaksi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang dikelola oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra).
Sepanjang periode Lebaran tahun ini, jumlah transaksi pengisian daya EV tercatat mencapai 2.157 transaksi, meningkat tajam sebesar 118 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya mencatat 990 transaksi. Peningkatan ini sekaligus menegaskan bahwa kendaraan listrik semakin menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Tak hanya dari sisi transaksi, konsumsi energi listrik pada SPKLU juga mengalami lonjakan signifikan. Jika pada Lebaran 2025 tercatat sebesar 21.989,33 kWh, maka pada tahun 2026 meningkat menjadi 49.511,73 kWh. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas pengguna kendaraan listrik di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara selama masa libur panjang.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyebut capaian tersebut sebagai indikator positif berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di kawasan tersebut. Ia menegaskan bahwa PLN terus berupaya memastikan keandalan seluruh infrastruktur SPKLU, terutama di titik-titik strategis jalur mudik.
“Lonjakan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai beralih ke kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh. Infrastruktur yang kami siapkan bertujuan memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi pengguna EV selama perjalanan,” ujarnya.
Dari total 77 titik SPKLU yang dioperasikan, lokasi dengan transaksi tertinggi tercatat di wilayah Samarinda. SPKLU Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda mencatat 390 transaksi, menjadikannya salah satu titik vital dalam mendukung kelancaran arus mudik di Kalimantan.
Manager UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, menjelaskan bahwa posisi Samarinda sebagai jalur penghubung menuju berbagai daerah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara membuat kebutuhan pengisian daya meningkat pesat. Selain menyediakan layanan pengisian yang optimal, PLN juga menghadirkan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Ke depan, PLN UID Kaltimra berkomitmen untuk terus memperluas jaringan SPKLU guna mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus memperkuat upaya transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.
Sumber: PLN UID Kaltimra
BACA JUGA
