50 Calon Bintara TNI AU Jalani Tes Mental Ideologi di Lanud Dhomber, Integritas Jadi Fokus Seleksi

Lanud Dhomber
Sebanyak 50 calon siswa (casis) Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Udara Gelombang I Tahun Anggaran 2026 mengikuti tes mental ideologi di Lanud Dhomber, Balikpapan, Senin (13/7/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Sebanyak 50 calon siswa (casis) Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Udara Gelombang I Tahun Anggaran 2026 mengikuti tes mental ideologi di Lanud Dhomber, Balikpapan, Senin (13/7/2026).

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi untuk memastikan para peserta tidak hanya memenuhi persyaratan akademik dan jasmani, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pelaksanaan tes berlangsung di Staf Intelijen Lanud Dhomber dan dipimpin jajaran Intelijen Lanud. Kegiatan meliputi tes tertulis dan wawancara yang berfokus pada pemahaman ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, serta sikap dan karakter calon prajurit.

Kepala Intelijen (Kaintel) Lanud Dhomber, Mayor Sus Agustinus Sujatmiko melalui Kepala Urusan Intelijen Udara (Kaur Intelud) Letda Sus Sanjaya mengatakan, penelitian personel (Litpers) merupakan tahapan yang sangat penting dalam proses penerimaan prajurit TNI AU.

“Tes mental dan ideologi atau penelitian personel bertujuan menilai karakter serta kesiapan calon prajurit. Penilaian meliputi pemahaman terhadap ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, serta nilai, norma, dan aturan yang berlaku di lingkungan TNI,” ujar Sanjaya.

Ia menjelaskan, Litpers tidak hanya mengukur kemampuan berpikir peserta, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan calon prajurit memiliki integritas, kesetiaan kepada bangsa dan negara, serta bebas dari pengaruh paham yang bertentangan dengan ideologi negara.

“Litpers merupakan bagian penting dari seleksi TNI guna memastikan calon anggota tidak hanya memenuhi syarat fisik dan mental, tetapi juga memiliki integritas, loyalitas terhadap negara, keselarasan dengan ideologi bangsa, karakter yang baik, serta mampu menangkal berbagai pengaruh negatif,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh tahapan seleksi penerimaan prajurit TNI AU dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

“Seleksi ini bertujuan memperoleh prajurit TNI AU yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan fisik yang baik, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Sapta Marga sebagai pedoman dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, aspek mental ideologi menjadi fondasi utama bagi setiap prajurit TNI AU karena berkaitan langsung dengan loyalitas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Rangkaian seleksi Bintara PK TNI AU Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Lanud Dhomber akan berlanjut dengan tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelum para peserta yang memenuhi syarat mengikuti seleksi tingkat lanjutan.

Tinggalkan Komentar