Polres PPU Bagikan Masker, Warga Diingatkan Waspada Asap

PPU
Petugas Polres Penajam Paser Utara membagikan masker kepada masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan di Mapolres PPU, Kamis (3/9/2026), sekaligus mengingatkan warga mewaspadai dampak asap dan mencegah karhutla.

PENAJAM PASER UTARA, Gerbangkaltim.com – Pembagian masker, dan pencegahan karhutla menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap. Masker dibagikan kepada warga yang datang mendapatkan pelayanan di Mapolres Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (3/9/2026).

Pembagian masker dilakukan melalui petugas pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Langkah tersebut menjadi upaya preventif untuk membantu masyarakat mengurangi paparan asap dan partikel udara ketika beraktivitas di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan administrasi. Kondisi kesehatan dan kenyamanan masyarakat yang datang ke lingkungan Mapolres PPU turut menjadi perhatian.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasat Intelkam Polres PPU AKP Agus Suwito mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kesehatan dan keselamatan warga.

Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk melindungi diri dari paparan asap. Warga juga diimbau tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama udara masih terdampak asap.

“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat,” ujar Agus.

Selain persoalan kesehatan, Polres PPU turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran. Kecepatan informasi dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.

Agus menegaskan, pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan petugas. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan sekaligus mengurangi risiko munculnya titik api.

“Peran masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Apabila menemukan titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Agus bersama petugas pelayanan SKCK turut memastikan masker diterima masyarakat yang membutuhkan. Petugas juga menyampaikan imbauan secara langsung mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Upaya tersebut dilakukan seiring perhatian terhadap dampak asap karhutla yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Penggunaan masker menjadi salah satu bentuk perlindungan diri, terutama ketika masyarakat harus beraktivitas di luar ruangan.

Polres PPU berharap langkah sederhana tersebut dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sekaligus berperan dalam pencegahan karhutla.

Di sisi lain, kepedulian terhadap lingkungan juga membutuhkan tindakan bersama. Tidak membakar lahan sembarangan, mengawasi lingkungan sekitar, dan segera melaporkan titik api menjadi langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu mencegah kebakaran meluas.

Melalui pelayanan yang disertai edukasi dan langkah preventif, Polres PPU berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kesehatan warga, keselamatan lingkungan, serta pencegahan karhutla menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan kondisi Penajam Paser Utara yang lebih aman dan nyaman.

Sumber: Polres Penajam Paser Utara

Tinggalkan Komentar