Dit Polairud Polda Kaltim Kenalkan Pentingnya Mangrove kepada Pelajar Lewat Edukasi Lingkungan

Dit Polairud Polda Kaltim
Personel Dit Polairud Polda Kaltim memberikan edukasi tentang ekosistem mangrove kepada murid Rumah Belajar Garuya Klandasan Balikpapan melalui praktik penanaman bibit mangrove.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan edukasi lingkungan bagi murid Rumah Belajar Garuya Klandasan Balikpapan melalui kunjungan pembelajaran tentang ekosistem mangrove, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir sejak usia dini. Dalam kunjungan itu, para murid diajak mengenal secara langsung berbagai jenis tanaman mangrove serta manfaatnya bagi kehidupan masyarakat dan ekosistem laut.

Selain mendapatkan materi edukasi, para peserta juga diperkenalkan pada proses penyemaian bibit mangrove hingga praktik penanaman di kawasan pesisir. Para murid tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan sambil berinteraksi langsung dengan personel Dit Polairud Polda Kaltim.

Personel kepolisian turut memberikan penjelasan mengenai fungsi hutan mangrove sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat berbagai biota laut, hingga perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan edukatif. Anak-anak terlihat aktif bertanya serta mencoba langsung proses penanaman bibit mangrove di area yang telah disiapkan.

Salah satu personel Polairud, Taufik, mengatakan bahwa edukasi lingkungan kepada anak-anak menjadi langkah penting dalam membangun kepedulian terhadap alam sejak dini.

Menurutnya, pemahaman tentang fungsi mangrove perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan di masa depan.

“Kami berharap anak-anak dapat memahami manfaat mangrove bagi kehidupan dan tumbuh rasa cinta terhadap lingkungan sehingga ke depan mereka ikut menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Pihak Rumah Belajar Garuya Klandasan juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan edukatif yang diberikan Dit Polairud Polda Kaltim. Menurut pendamping murid, pembelajaran langsung di lapangan memberikan pengalaman berbeda bagi anak-anak dibandingkan hanya belajar teori di ruang kelas.

Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena mampu menambah wawasan siswa tentang lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap ekosistem pesisir.

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Dit Polairud Polda Kaltim dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui pendekatan pembinaan masyarakat dan pendidikan lingkungan hidup.

Polda Kaltim berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah maupun komunitas pendidikan lainnya guna menumbuhkan budaya peduli lingkungan di kalangan generasi muda.

Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekosistem mangrove, diharapkan upaya pelestarian kawasan pesisir di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih optimal demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Kegiatan edukasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung program pelestarian lingkungan dan pendidikan masyarakat.

Sumber: Humas Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar