Hujan Deras Picu Pohon Tumbang di Balikpapan, Brimob Turun Evakuasi
Gerbangkaltim.com, Balikpapan — Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan pada Sabtu (11/4/2026) dini hari mengakibatkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa permukiman warga di kawasan Balikpapan Tengah. Peristiwa tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat karena akses jalan tertutup dan sebagian rumah mengalami kerusakan.
Insiden terjadi di Gang Swadaya RT 32, Kelurahan Karang Jati. Pohon jenis ceri yang tumbang dilaporkan menimpa atap rumah warga serta melintang di jalan lingkungan, sehingga menghambat mobilitas warga sekitar.
Tim Respons Bencana dari Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi dilakukan bersama masyarakat setempat dengan cara memotong batang dan ranting pohon yang menutup akses jalan.
Danyon A Pelopor, Kompol Iwan Pamuji, mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat proses evakuasi di lapangan.
“Kami bersama warga bergotong royong membersihkan pohon tumbang agar akses jalan bisa kembali dilalui,” ujarnya.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, menjelaskan bahwa kejadian ini dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Balikpapan dalam beberapa jam.
Akibat kejadian tersebut, tidak hanya kerusakan pada bangunan warga yang terjadi, tetapi juga potensi risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintas di sekitar lokasi.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap pohon-pohon besar di sekitar rumah. Jika dinilai berpotensi roboh, sebaiknya segera dilakukan penebangan sebagai langkah antisipasi,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi lingkungan yang berisiko, seperti pohon miring atau rapuh.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa faktor cuaca ekstrem dapat memicu berbagai bencana lingkungan, terutama di kawasan permukiman padat. Kehadiran cepat aparat bersama partisipasi aktif warga diharapkan mampu meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Saat ini, akses jalan di lokasi kejadian telah kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan.
Sumber: Satbrimob Polda Kalimantan Timur
BACA JUGA
