Jika Tidak Bisa Menolak Gratifikasi, KPK RI Minta Pejabat Melaporkannya

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI meminta para pejabat segera melaporkan gratifikasi yang diterimanya, dan jika tidak bisa menolak pemberian dari pihak lain tersebut.

Pemeriksa Gratifikasi Madya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sugiarto mengatakan, laporan tersebut harus dilakukan sebagai upaya pencegahan praktik korupsi yang awalnya berakar dari gratifikasi.

“Karena gratifikasi merupakan akar dari tindakan korupsi, dan gratifikasi juga dekat dengan korupsi. Disamping itu bisa jadi korupsi tersebut, gratifikasi itu sendiri,” ujarnya, usai melakukan sosialisasi di Ruang Rapat 1 Balai Kota Balikpapan, Rabu (25/5/2022).

KPK RI saat ini terus menggencarkan sosialisasi sebagai implementasi program gratifikasi dilingkungan pemerintah daerah.

Sugiarto menambahkan, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan salah satunya melakukan sosialisasi dan melakukan penyesuaian aturan baru. Sebab, pada dasarnya memang ada gratifikasi yang diperbolehkan sesuai dengan aturan dari KPK, ada sekitar 19 poin. Namun ada gratifikasi yang dilarang.

“Nah yang dilarang itu di antaranya menyangkut berhubungan dengan jabatan, dan berlawanan dengan tugas dan kewajiban. Itu yang perlu dilaporkan,” tegasnya.

Para pejabat jika ingin melaporkan secara online, bisa dilakukan dengan mengunduh aplikasi atau melaporkan melalui OPD masing-masing dan untuk tata cara pelaporan kemudian akan diarahkan.

Dikatakannya, aplikasi ini dibutuhkan bagi penyelenggara negara yang menerima gratifikasi, karena pada aplikasi itu disediakan layanan penolakan terhadap gratifikasi yang dianggap suap.

Adapun, semua pelaporan yang diterima itu tidak diberikan tindakan berupa penyitaan oleh negara, namun kemudian akan ditindaklanjuti, dan akan ditanyakan kepada orang yang bersangkutan.

“Akan ditanya saja apakah penerimaan hadiah tersebut dengan jabatan, rekan kerja atau stakeholder,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: