Kalapas Banjarmasin Pantau Budidaya Gurame dan Papuyu di SAE 2

Lapas Banjarmasin
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah meninjau langsung kondisi ikan dan kolam budidaya di SAE 2, Senin (21/9/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus mengembangkan kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui sektor perikanan. Salah satunya dilakukan melalui budidaya ikan gurame dan papuyu di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 2.

Kalapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah meninjau langsung kondisi ikan dan kolam budidaya di SAE 2, Senin (21/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Petugas Giatja Riyan Ramadhan serta warga binaan yang terlibat dalam pemeliharaan ikan.

Akhmad Herriansyah mengecek perkembangan ikan sekaligus kondisi kolam yang menjadi lokasi budidaya. Petugas kemudian menyampaikan perkembangan pemeliharaan, termasuk pemberian pakan, perawatan kolam, dan pemantauan pertumbuhan ikan.

Menurut Akhmad Herriansyah, budidaya gurame dan papuyu bukan sekadar kegiatan produktif, tetapi juga bagian dari proses pembekalan keterampilan bagi warga binaan.

“Budidaya ikan gurame dan papuyu ini menjadi bagian dari kegiatan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar dan memiliki keterampilan di bidang perikanan,” ujar Akhmad Herriansyah.

Ia meminta petugas dan warga binaan menjaga konsistensi dalam melakukan perawatan. Kondisi kolam, pemberian pakan, hingga perkembangan ikan perlu dipantau secara berkala agar budidaya dapat berjalan optimal.

“Saya minta pemeliharaannya dilakukan dengan baik dan konsisten agar kegiatan ini dapat terus berkembang,” katanya.

Petugas Giatja Lapas Banjarmasin Riyan Ramadhan mengatakan, arahan tersebut akan ditindaklanjuti dengan meningkatkan pemantauan terhadap kondisi ikan dan kolam. Warga binaan juga tetap dilibatkan dalam setiap tahapan pemeliharaan.

“Kami akan meningkatkan pemantauan dan pemeliharaan ikan secara rutin. Warga binaan juga terus kami libatkan agar mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam kegiatan budidaya perikanan,” ujar Riyan.

Budidaya gurame dan papuyu menjadi salah satu kegiatan pembinaan kemandirian yang dikembangkan di SAE 2 Lapas Banjarmasin. Selain mendukung kegiatan produktif, program tersebut memberikan pengalaman kerja langsung kepada warga binaan dalam mengelola budidaya perikanan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Banjarmasin mendorong warga binaan tidak hanya menjalani proses pembinaan, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis yang dapat dikembangkan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Komentar