Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Pesawat Balikpapan-Banjarmasin Delay hingga 3 Jam
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak terhadap kelancaran penerbangan di sejumlah wilayah Kalimantan. Dampaknya turut dirasakan penerbangan dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menuju sejumlah kota, terutama Banjarmasin dan Pontianak.
Sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan hingga beberapa jam. Namun, General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Iwan Winaya Mahdar memastikan gangguan tersebut bukan disebabkan buruknya jarak pandang di Bandara Sepinggan.
Menurut Iwan, keterlambatan terjadi karena pesawat yang akan melayani penerbangan dari Balikpapan harus menunggu kedatangan pesawat dari bandara tujuan yang sebelumnya mengalami gangguan akibat kondisi jarak pandang.
“Untuk Balikpapan – Banjarmasin, karena penerbangannya di pagi hari, sudah dua sampai tiga hari ini mengalami delay kurang lebih satu sampai dengan tiga jam,” kata Iwan, Jumat (28/8/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena pesawat yang seharusnya digunakan untuk penerbangan dari Balikpapan belum tiba akibat penerbangan dari Banjarmasin mengalami keterlambatan.
“Akibatnya bukan dari Balikpapan, tapi kita menunggu pesawat yang dari Banjarmasin ke Balikpapan,” ujarnya.
Iwan memastikan operasional penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan masih berjalan dengan normal. Kondisi jarak pandang di Balikpapan juga masih berada dalam batas aman untuk penerbangan.
“Untuk visibility atau jarak pandang di Balikpapan saat ini alhamdulillah tidak berpengaruh oleh kabut asap. Kita masih sesuai dengan batas minimal jarak pandang,” jelasnya.
Pontianak juga terdampak
Selain Banjarmasin, gangguan penerbangan juga terjadi pada rute Pontianak-Balikpapan. Pada Rabu (26/8/2026), penerbangan dari Pontianak menuju Balikpapan mengalami keterlambatan hampir empat jam.
Menurut Iwan, keterlambatan tersebut dipicu kondisi cuaca dan jarak pandang di Pontianak.
“Pontianak sempat delay kurang lebih hampir tiga sampai dengan empat jam. Lagi-lagi karena memang kondisi cuaca yang ada di Pontianak,” katanya.
Keterlambatan tersebut berdampak pada jadwal penerbangan berikutnya dari Balikpapan karena pesawat yang digunakan harus menunggu kedatangan dari daerah asal.
Untuk rute Balikpapan-Banjarmasin, terdapat dua penerbangan langsung yang masing-masing dilayani Citilink dan Wings Air.
Sementara itu, rute Balikpapan-Pontianak memiliki satu penerbangan langsung yang dilayani Batik Air.
Meski sejumlah rute terdampak, Iwan menyebut kondisi penerbangan menuju Berau masih berjalan normal.
“Berau sampai saat ini alhamdulillah masih bisa terbang normal operation,” pungkasnya.
Dengan kondisi tersebut, Bandara SAMS Sepinggan masih dapat melayani penerbangan secara normal. Gangguan yang terjadi lebih banyak merupakan efek berantai dari kondisi cuaca dan jarak pandang di sejumlah bandara tujuan, terutama di wilayah yang terdampak karhutla.
BACA JUGA
