Karhutla Muara Muntai Diantisipasi, Brimob Kaltim Patroli Lahan Kering
KUTAI KARTANEGARA, Gerbangkaltim.com – Karhutla Muara Muntai diantisipasi sejak dini oleh personel BKO Polres Kutai Kartanegara dari Satbrimob Polda Kaltim yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II Penanganan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.
Upaya pencegahan dilakukan melalui patroli di Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (6/9/2026). Patroli dimulai sekitar pukul 11.45 WITA dengan dipimpin Brigpol Pebri Rahmadani.
Kegiatan tersebut menyasar sejumlah area yang dinilai memiliki potensi kerawanan kebakaran, terutama kawasan dengan kondisi lahan kering, perkebunan, serta lahan masyarakat.
Di lapangan, personel melakukan pemantauan kondisi lingkungan sekaligus berkomunikasi dengan warga. Edukasi diberikan agar masyarakat ikut memperhatikan kondisi sekitar dan menghindari kegiatan yang dapat memicu munculnya api.
Pencegahan menjadi perhatian karena api yang muncul dari lahan kering dapat dengan cepat menyebar apabila tidak segera diketahui. Deteksi lebih awal juga memungkinkan petugas melakukan penanganan sebelum kebakaran berkembang menjadi lebih luas.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan personel secara langsung di tengah masyarakat untuk mengantisipasi potensi karhutla.
Menurut Ronny, pencegahan tidak hanya dilakukan melalui pemantauan wilayah. Kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
“Patroli pencegahan yang dilaksanakan oleh Tim Operasi Aman Nusa II di Muara Muntai merupakan bentuk wujud bakti Brimob untuk masyarakat,” ujar Ronny.
Ia menjelaskan, personel di lapangan menjalankan fungsi deteksi dini sekaligus memberikan edukasi kepada warga mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Ronny berharap keterlibatan masyarakat dapat semakin memperkuat upaya pencegahan. Warga yang mengetahui kondisi lingkungan secara langsung dinilai memiliki peran penting dalam mengenali potensi kebakaran sejak awal.
Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan api untuk membuka lahan pertanian.
Ia meminta warga menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan maupun sumber api, khususnya di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.
Nugroho juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat kepulan asap atau tanda-tanda kebakaran. Informasi yang disampaikan lebih cepat dapat membantu petugas melakukan tindak lanjut sedini mungkin.
Patroli di Muara Aloh menjadi salah satu bentuk langkah preventif untuk menjaga wilayah Kutai Kartanegara dari ancaman karhutla. Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa pencegahan kebakaran bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan kewaspadaan dan kepedulian seluruh masyarakat.
Dengan deteksi dini, patroli rutin, serta kesadaran warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, potensi munculnya titik api diharapkan dapat ditekan sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Sumber: Satbrimob Polda Kalimantan Timur.
BACA JUGA
