Kebaya dan Semangat Kemerdekaan Warnai Kegiatan PKK Balikpapan, Nurlena Dorong Kader Terus Berkarya

Pemkot Balikpapan
Nuansa kemerdekaan terasa dalam kegiatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Kamis (20/8/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Nuansa kemerdekaan terasa dalam kegiatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Kamis (20/8/2026).

Para kader PKK mengenakan kebaya dan mengikuti sejumlah perlombaan yang dikemas untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, SE, mengatakan momentum tersebut menjadi kesempatan bagi para kader untuk kembali menguatkan semangat kebersamaan sekaligus merefleksikan kontribusi PKK dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Nurlena, keberadaan PKK tidak hanya berkaitan dengan kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“PKK sangat bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Kita adalah mitra pemerintah sekaligus ujung tombak yang langsung hadir di tengah masyarakat,” ujar Nurlena.

Ia mengatakan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK menjadi salah satu bentuk kontribusi kader dalam mengisi kemerdekaan. Program tersebut dijalankan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kehidupan keluarga dan masyarakat.

Nurlena juga mengingatkan para kader agar tidak menjadikan penghargaan maupun prestasi sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan organisasi.
Baginya, proses yang dilalui kader dalam menjalankan tugas justru menjadi bagian penting dari perjalanan PKK.

“Prestasi bukanlah sesuatu yang harus dikejar semata. Yang terpenting adalah prosesnya. Di balik sebuah keberhasilan ada kerja keras, disiplin, dan semangat yang luar biasa dari seluruh kader PKK,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para kader mengikuti sejumlah perlombaan, antara lain Melodi Perjuangan, Pesona Rimpang Nusantara, inovasi produk perca, PKK Membalut Perjuangan, hingga busana Kebaya Merdeka.

Rangkaian kegiatan itu sekaligus menjadi penyegaran bagi kader. Jika biasanya pertemuan diisi dengan evaluasi program, kali ini kegiatan dikemas lebih santai melalui perlombaan yang tetap membawa pesan tentang perjuangan, kreativitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.

Selain semangat kemerdekaan, kebaya menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut. Nurlena menilai penggunaan kebaya memiliki makna lebih dari sekadar pilihan busana.

Menurut dia, kebaya merupakan bagian dari identitas budaya Indonesia sekaligus dapat menjadi simbol karakter perempuan yang anggun, santun, tetapi tetap memiliki keteguhan dalam menjalankan perannya.

“Kebaya mencerminkan jati diri perempuan Indonesia. Saat mengenakannya, kita belajar tampil anggun, sopan, dan santun. Namun di balik kelembutan itu, perempuan Indonesia tetap teguh, kuat, dan penuh semangat dalam menjalankan perannya,” ungkapnya.

Nurlena berharap semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada momentum peringatan kemerdekaan. Para kader PKK diharapkan terus mengambil bagian dalam memperkuat keluarga, memberdayakan perempuan, serta mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Ia menekankan bahwa mengisi kemerdekaan dapat dilakukan melalui pengabdian yang dimulai dari lingkungan paling dekat, yakni keluarga.

“Memaknai kemerdekaan tidak hanya dengan mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mengisinya dengan karya dan pengabdian. Dari keluarga yang kuat akan lahir bangsa yang kuat,” kata Nurlena.

Ia pun mengajak seluruh kader PKK Balikpapan untuk mempertahankan semangat gotong royong dan terus bergerak bersama dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena itu, mari kita terus bergerak bersama dengan semangat, kebersamaan, dan bijak cinta untuk Balikpapan yang semakin maju dan sejahtera,” tutupnya. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar